Hadiri Festival Seni Rampak Pencak Silat, Sanuji dan Jazuli Dukung Golok Banten Masuk UNESCO

- Redaktur

Minggu, 6 Agustus 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta, dan Anggota Komisi 1 DPR RI, Jazuli Juwaini, saat menghadiri kegiatan Festival Seni Rampak Pencak Silat, di Halaman Pasar Blok F Kota Cilegon pada Minggu, 6 Agustus 2023. ISTIMEWA

Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta, dan Anggota Komisi 1 DPR RI, Jazuli Juwaini, saat menghadiri kegiatan Festival Seni Rampak Pencak Silat, di Halaman Pasar Blok F Kota Cilegon pada Minggu, 6 Agustus 2023. ISTIMEWA

CILEGON, BANTENESIA.NET – Suasana meriah menghiasi Halaman Pasar Blok F Kota Cilegon pada Minggu, 6 Agustus 2023, ketika Perguruan Pencak Silat di Kota Cilegon menyelenggarakan Festival Seni Rampak Pencak Silat yang menakjubkan.

Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta, dan Anggota Komisi 1 DPR RI, Jazuli Juwaini, yang memberikan dukungan penuh untuk pengajuan status warisan budaya untuk Golok Banten ke UNESCO. Selain itu, Sanuji juga mengapresiasi festival seni pencak silat ini dan mengucapkan terima kasih kepada Jazuli Juwaini atas kepeduliannya terhadap budaya Pencak Silat di Kota Cilegon.

Baca Juga :  K3 Awards 2024 Disnakertrans Provinsi Banten Sukses Merayakan Prestasi Keselamatan Kerja

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Festival Seni Rampak Pencak Silat dan berterimakasih atas kehadiran anggota Komisi 1 DPR RI, terima kasih untuk kepeduliannya kepada masyarakat Kota Cilegon, khususnya untuk budaya Pencak Silat yang berada di Kota Cilegon,” ujar Sanuji.

Wakil Wali Kota Cilegon berharap agar pencak silat semakin dikenal oleh masyarakat Kota Cilegon sebagai warisan terbaik kota tersebut. Ia juga menekankan pentingnya melestarikan budaya Cilegon, terutama kebudayaan bela diri yang menjadi identitas dan semangat bersama.

Selain itu, Sanuji juga berharap Pencak Silat akan diajarkan di sekolah sebagai muatan lokal, sebagai bagian dari upaya untuk melestarikan kebudayaan yang dimiliki oleh Kota Cilegon.

Baca Juga :  Tim Saber Pungli Intensif Awasi PPDB di Kota Serang

Anggota Komisi 1 DPR RI, Jazuli Juwaini, menyatakan bahwa pencak silat yang telah terdaftar di UNESCO menjadi langkah penting dalam melestarikan kebudayaan Indonesia dan mencegah potensi hilang atau diakui oleh negara lain. “Saya sangat bangga melihat penampilan debus tadi. Kita harus menjaga kebudayaan yang kita miliki,” kata Jazuli dengan penuh semangat.

Jazuli juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berupaya untuk mendaftarkan Golok Banten sebagai warisan budaya Indonesia di UNESCO. Upaya ini menunjukkan komitmen dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

Baca Juga :  Ekbispar Banten 5K 2025 Perpanjang Pendaftaran, Antusiasme Warga Membludak

Dengan diakui oleh UNESCO, Jazuli berharap bahwa pencak silat dapat menjadi pemersatu bangsa dan memperkuat kesatuan Indonesia. “Festival Seni Rampak Pencak Silat ini tidak hanya menjadi perayaan kebudayaan yang membanggakan bagi Kota Cilegon, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. Semoga upaya pengajuan Golok Banten sebagai warisan budaya berhasil dan semakin menguatkan citra Indonesia sebagai negara berkebudayaan,” ungkap Jazuli dengan harapan besar. (ABD)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 97 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru