[BANTENESIA.NET] – Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Kelompok 11, bersama Perangkat Desa Tanagara mengadakan penyuluhan tentang Sistem Jaminan Halal dan Sertifikasi Halal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Rabu (31/7) lalu.
Acara ini dihadiri oleh PJ Kepala Desa, perangkat desa, Karang Taruna, dan masyarakat pelaku UMKM Desa Tanagara. Taufik Hidayat, Staff Halal Center, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membantu pelaku usaha memahami dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya sertifikasi halal.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen muslim terhadap produk-produk UMKM di wilayah tersebut.
Peserta penyuluhan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti acara ini. Mereka menyadari bahwa sertifikasi halal dapat menjadi kunci untuk memajukan usaha mereka dan meningkatkan potensi pasar.

PJ Kepala Desa Tanagara, Marsaad, menyatakan, “Masyarakat yang memiliki usaha harus berpikir bagaimana cara agar produk atau UMKM kita maju bahkan memiliki sertifikat halal. Dengan meningkatnya kepercayaan konsumen muslim, potensi pasar produk UMKM kita juga akan meningkat,” ucapnya.
Ketua Kelompok 11 KUKERTA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Alif Rahmat Hidayat, menambahkan, “Program ini merupakan unggulan dalam kegiatan kami. Tujuannya untuk mengembangkan usaha UMKM dengan harapan warga memiliki kesadaran betapa pentingnya sertifikasi halal untuk produk mereka agar pasar semakin berkembang,” tambahnya.
Melalui penyuluhan ini, masyarakat Desa Tanagara yang mayoritas adalah pelaku UMKM mendapat penjelasan mendalam mengenai sertifikasi halal dan inovasi pemasaran.
Kelompok 11 KUKERTA UIN SMH Banten berharap acara ini dapat menjadi bekal bagi pelaku UMKM di Desa Tanagara dan memotivasi mereka untuk lebih bersemangat dalam mengembangkan usaha mereka. (Red)







