Nama: Zalfaa Salsabiila
NIM: 251090200408
Kelas: 02HKSP006
(Mahasiswi Prodi Ilmu Hukum UNPAM Serang)
[BANTENESIA.NET] – Belakangan ini, masih sering ditemukan kasus intoleransi di Indonesia, baik di lingkungan sekolah, kampus, maupun masyarakat. Bentuknya bisa berupa diskriminasi terhadap seseorang karena perbedaan agama, suku, ras, maupun pandangan tertentu. Kasus seperti ini menunjukkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut saya, keberadaan Pendidikan Pancasila sangat penting untuk mengatasi masalah tersebut. Pancasila mengajarkan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama dan berhak mendapatkan penghormatan tanpa memandang latar belakangnya. Nilai ini tercermin terutama dalam sila kedua, yaitu ”Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, serta sila ketiga, yaitu ”Persatuan Indonesia”. Jika nilai-nilai tersebut benar-benar dipahami dan diterapkan, maka sikap saling menghargai dan toleransi akan tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat.
Namun, dalam kenyataannya masih banyak orang yang memahami Pancasila hanya sebagai materi pelajaran di sekolah tanpa menerapkannya dalam tindakan nyata. Akibatnya, perbedaan yang seharusnya menjadi kekayaan bangsa justru sering menjadi penyebab terjadinya konflik dan perpecahan. Padahal, Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman budaya, agama, bahasa, dan adat istiadat yang harus dijaga bersama.
Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila tidak boleh hanya berfokus pada teori dan hafalan, tetapi juga harus mendorong pembentukan karakter. Sekolah, keluarga, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk menanamkan nilai toleransi, gotong royong, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap sesama. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya memahami isi Pancasila, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut saya, kasus intoleransi yang masih terjadi saat ini menjadi pengingat bahwa Pendidikan Pancasila tetap relevan dan dibutuhkan. Melalui pendidikan yang baik, nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman dalam membangun masyarakat yang rukun, menghargai perbedaan, serta menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia. ***






