[BANTENESIA.NET], KOTA SERANG – Wakil Ketua Umum (Waketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Ratu Tisha Destria, melakukan kunjungan ke Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Banten, Kamis (28/8/2025).
Dalam kunjungannya, perempuan yang juga pernah menjabat Wakil Presiden ASEAN Football Federation (AFF) itu meninjau sejumlah sarana dan prasarana di kawasan stadion. Mulai dari arena skateboard, ruang publik, hingga Gedung Gelanggang Olahraga (GOR).
Momen tersebut menjadi spesial, lantaran Ratu Tisha datang bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai putri daerah yang kembali ke tanah kelahirannya.

“Intinya, saya datang hari ini sebagai pribadi, bukan dalam kapasitas jabatan. Saya tidak boleh lupa tanah kelahiran saya. Sebagai warga Kota Serang, saya merasa perlu hadir di sini,” ungkap Ratu Tisha kepada awak media.
Ia juga mengapresiasi visi dan misi Wali Kota Serang, Budi Rustandi, yang dinilai sangat peduli terhadap tata kelola kota, ruang publik, serta pelayanan masyarakat, khususnya di bidang olahraga, budaya, dan kreativitas.
“Visi itu sangat baik, dan saya sangat mendukung,” ujarnya.
Usai berkeliling kawasan Stadion Maulana Yusuf, Ratu Tisha juga menyempatkan diri bertemu Wali Kota Serang di kantor pemerintahan. Namun, ia menegaskan belum bisa memastikan langkah konkret terkait kolaborasi dengan Pemkot Serang dalam bidang olahraga.
“Untuk langkah selanjutnya, belum bisa saya pastikan. Masih perlu kita lihat lagi nanti,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyambut baik kehadiran Ratu Tisha yang dinilainya sebagai wujud kepedulian terhadap pembangunan di tanah kelahiran.

“Hari ini beliau datang karena memang orang Serang, ingin ikut membangun kotanya. Ketika melihat kondisi stadion yang ada sekarang, beliau ingin membantu pemerintah kota,” ucap Budi di Puspemkot Serang.
Menurutnya, keterlibatan Ratu Tisha akan sangat berarti bagi Kota Serang, terlebih dengan latar belakang dan pengalamannya di dunia olahraga nasional maupun internasional.
“Bu Ratu ini asli orang Serang, tepatnya dari Kaujon. Jadi memang ada keterikatan batin untuk berkontribusi membangun kota,” tambahnya.
Meski begitu, Budi menegaskan rencana kerja sama dengan PSSI masih harus dibicarakan lebih lanjut.
“Nanti timnya akan kembali melakukan survei, lalu menyiapkan presentasi untuk dipaparkan kepada saya. Jadi rencana teknisnya masih harus dikonsultasikan,” pungkasnya. (*/Pou)







