Lurah Taman Baru, Arifudin: Jauhi Judi Online, Demi Kesejahteraan Masyarakat

- Redaktur

Selasa, 9 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kelurahan Taman Baru, Arifudin. (Foto: Bantenesia)

Kepala Kelurahan Taman Baru, Arifudin. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET] – Lurah Taman Baru, Arifudin, mengimbau masyarakat Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, untuk menjauhi aktivitas permainan Judi Online (Judol).

Ia menekankan bahwa dampak negatif dari judi online sangat membahayakan masyarakat, baik dari segi ekonomi, psikis, maupun keluarga.

Arifudin menyampaikan hal ini dalam menindaklanjuti surat edaran Penjabat (Pj) Walikota Serang, Yedi Rahmat, terkait pemberantasan judi online di wilayah Pemerintahan Kota Serang yang disampaikan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga jajaran aparatur sipil negara (ASN) pada 1 Juli 2024.

“Ini untuk mengingatkan kita semua selaku ASN di Pemerintahan Kota Serang bahwa kita jangan sampai terjerumus oleh judi online, karena ini sudah menjadi isu besar dari kalangan masyarakat kecil sampai menengah ke atas,” kata Arifudin saat ditemui bantenesia.NET di ruang kerjanya, Selasa (9/7).

Baca Juga :  Sukses! Pemerintah Kota Serang Gelar Grebek Pasar Murah Ramadhan
Kantor Kelurahan Taman Baru. (Foto: Bantenesia)

Ia juga menyarankan agar ASN di Kelurahan Taman Baru yang terlibat dalam judi online segera menghentikan aktivitas tersebut.

Menurutnya, dampak dari judi online tidak hanya spontan, tetapi juga dapat mempengaruhi ekonomi dan kesejahteraan keluarga dalam jangka panjang.

“Dampaknya juga bukan spontan tetapi akan memakan waktu yang lama, apalagi terkait ekonomi,” tambahnya.

Baca Juga :  Kenang Sosok Desmond, Wali Kota Helldy: Beliau Pemimpin yang Luar Biasa 

Arifudin menghimbau seluruh warga Kelurahan Taman Baru agar tidak terlibat dalam judi online dan mengingatkan anggota keluarga mereka tentang bahaya permainan tersebut.

“Sekali lagi saya mengajak, yuk kita jauhi yang namanya judi online agar hidup kita jadi berkah dan dijauhkan dari segala kepusingan hidup terkait judi online,” ucapnya.

Ia juga merespon terkait poin 4 dalam surat edaran tersebut, dimana Pj. Walikota Serang menginstruksikan kepada lurah untuk mengajak tokoh agama serta tokoh masyarakat dalam mensosialisasikan gerakan pemberantasan judi online dan konvensional di wilayah masing-masing.

Arifudin menyatakan bahwa pihaknya sudah menghimbau masyarakat Kelurahan Taman Baru melalui grup WhatsApp RT/RW mengenai bahaya judi online.

Baca Juga :  Ratu Wedding Festival 2025 Hadir di Serang, Tawarkan Wedding Gratis hingga Promo Spesial

“Meski demikian, pihaknya tidak menutup diri untuk berdiskusi dengan tokoh agama maupun tokoh masyarakat ketika dirasa perlu adanya sosialisasi ataupun pencerahan di wilayah masyarakat itu sendiri,” tambahnya.

Ia berharap bahwa dengan upaya sosialisasi yang dilakukan melalui berbagai saluran, masyarakat dapat memahami dan menghindari judi online.

“Kita upayakan bahwa penyebarluasan bahaya judi online sudah kita sebarluaskan ke RT/RW. Mudah-mudahan para RT/RW kita bisa mensosialisasikan kepada masyarakatnya, baik secara langsung maupun lewat grup-grup WA masyarakat,” pungkasnya. (Pou)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 348 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru