[BANTENESIA.NET] – Sekolah Bismillah memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) namun di Sekolah Bismillah hal ini bertajuk ‘Bismillah Introduce Program’ (BIP), yang berlangsung dari, Rabu hari ini tanggal 17 hingga 20 Juli mendatang.
Program ini dirancang untuk memperkenalkan siswa baru dengan lingkungan sekolah serta membiasakan mereka dengan nilai-nilai dan budaya di Sekolah Bismillah.
Kepala Sekolah SMP Bismillah, Azmy Maulidy, menjelaskan bahwa pendidikan adab menjadi prioritas utama di sekolah ini.
“Kami menekankan pentingnya adab sebagai dasar pendidikan. Melalui MPLS, kami berusaha menanamkan nilai-nilai ini kepada siswa sejak dini,” ujar Azmy.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap Pendidikan Manusia Emas 2024, Sekolah Bismillah juga mengangkat isu bullying sebagai tema penting dalam MPLS.

“Bullying memiliki dampak yang sangat merusak. Banyak pelaku bullying tidak menyadari konsekuensi dari tindakan mereka terhadap korban. Oleh karena itu, kami akan memberikan edukasi tentang bahaya bullying dan bagaimana menghadapinya,” kata Azmy.
Selain memberikan pengetahuan tentang bahaya bullying, sekolah ini juga memberikan strategi untuk menghadapi situasi bullying.
“Anak-anak perlu diajarkan untuk tidak menghindari bullying, tetapi untuk menghadapinya dengan percaya diri dan langkah-langkah yang tepat. Kami juga akan mendidik mereka tentang tanda-tanda bullying dan dampaknya,” jelas Azmy.
Program MPLS tahun ini diikuti oleh 544 siswa baru, melebihi kuota yang ditetapkan sebesar 500 siswa.
“Jumlah lulusan kami tahun lalu sekitar 480 siswa, dan tahun ini kami menerima 544 dan ada yang tidak lulus 36 siswa, jadi sekitar yang diterima 508 siswa dari berbagai daerah di Palka, terutama dari Padarincang,” kata Azmy.

Untuk menghadapi tantangan kenakalan remaja, Sekolah Bismillah telah menjalin kerjasama dengan Polsek Padarincang dan Polsek Ciomas.
“Kami akan memberikan materi langsung dari kepolisian tentang dampak kenakalan remaja. Langkah ini sebagai upaya preventif untuk menjaga siswa-siswi kami dari ancaman kenakalan remaja,” tegas Azmy.
Dengan berbagai program dan inisiatif ini, Sekolah Bismillah berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan berbudaya adab yang kuat bagi para siswa. (*/Pou)







