Revitalisasi Ekonomi Banten: Bank Indonesia Dorong Pengembangan Wilayah Selatan

Sabtu, 7 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten menggelar Forum Ekonomi Banten 2024 dengan tema ‘Revitalisasi Ekonomi Banten Melalui Pengembangan Wilayah Selatan’ di Aston Serang Hotel & Convention Center pada Kamis (5/12).

Acara ini menjadi ajang strategis untuk membahas peluang dan tantangan ekonomi di wilayah Banten Selatan yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang.

Optimisme Bank Indonesia Terhadap Ekonomi Banten, Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, menyampaikan bahwa perekonomian Banten diproyeksikan terus menguat di tahun 2025 dengan pertumbuhan ekonomi di kisaran 4,8% hingga 5,6% (YoY).

Baca Juga :  Menuju Pilgub Banten, Airin Rachmi Diany: Koalisi Bersama

Faktor utama pendorong pertumbuhan adalah peningkatan konsumsi swasta dan realisasi investasi. “Meski demikian, kita harus tetap mewaspadai tantangan global dan domestik,” ujar Ameriza.

Ia juga menekankan bahwa inflasi Banten diperkirakan terkendali dalam rentang 2,5±1% pada 2025, berkat sinergi kebijakan moneter Bank Indonesia, fiskal pemerintah, dan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, mengapresiasi langkah BI dalam menggelar forum ini. Menurutnya, Forum Ekonomi Banten adalah inisiatif strategis untuk membahas isu-isu penting, termasuk disparitas ekonomi antara wilayah Banten Selatan dan Utara.

Baca Juga :  Bank Banten Dinobatkan sebagai Bank Daerah Terpopuler 2025 di DISWAY Awards

“Forum ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berguna bagi pemerintah daerah dalam menyusun rencana pembangunan yang berkelanjutan,” jelas Al Muktabar.

Bank Indonesia melihat wilayah Banten Selatan sebagai area dengan potensi ekonomi yang besar, meskipun masih menghadapi tantangan disparitas dibanding wilayah Utara. Beberapa sektor potensial yang menjadi fokus adalah:

Dengan ketersediaan lahan pertanian luas dan garis pantai panjang, Banten Selatan memiliki keunggulan untuk mengembangkan sektor ini.

Destinasi wisata unggulan seperti Tanjung Lesung, Pantai Sawarna, Desa Adat Baduy, dan Geopark Bayah menjadi daya tarik besar. Lokasi strategis Banten sebagai penghubung Jawa-Sumatera, ditambah keberadaan Bandara Internasional, memperkuat peluang pariwisata.

Baca Juga :  BNN Banten Musnahkan 4,5 Kilogram Ganja dan 148 Gram Sabu dari Jaringan Medan

Namun, untuk merealisasikan potensi tersebut, penguatan infrastruktur dan aksesibilitas ke wilayah wisata menjadi kunci.

“Infrastruktur yang memadai tidak hanya mendukung sektor pariwisata, tetapi juga menarik investasi yang pada akhirnya menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Banten Selatan,” kata Ameriza.

Forum Ekonomi Banten 2024 menjadi momentum penting untuk menciptakan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. (*/Pou)

Berita Terkait

Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal
QRISAMLING Jadi Langkah Baru Digitalisasi, BI Banten dan Bapenda Dorong Kepatuhan Pajak
FEKDI x IFSE 2026: Banten Raih Prestasi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah
BI Banten Perkuat Strategi Tekan Inflasi, Dorong Pertanian Modern dan Jaga Stabilitas Harga Pangan
HARPELNAS 2026, Bank BJB KCK Banten Tegaskan Komit Beri Kualitas Layanan dan Jaga Hubungan Erat dengan Nasabah
Kartu Kredit Indonesia Diluncurkan di HUT RI ke-81, MDR QRIS 0% Diperluas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:07 WIB

OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan

Rabu, 30 September 2026 - 23:53 WIB

Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal

Jumat, 25 September 2026 - 22:46 WIB

QRISAMLING Jadi Langkah Baru Digitalisasi, BI Banten dan Bapenda Dorong Kepatuhan Pajak

Jumat, 25 September 2026 - 12:50 WIB

FEKDI x IFSE 2026: Banten Raih Prestasi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

Berita Terbaru