PTBI 2025: Dari Proyeksi Ekonomi hingga Penghargaan Daerah, Indonesia Mantapkan Ketahanan Ekonomi

- Redaktur

Jumat, 28 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025. (Foto: Istimewa)

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Indonesia kembali menegaskan ketangguhan ekonominya di tengah tekanan global melalui gelaran Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang diselenggarakan serentak secara relay di seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.

Mengusung tema ‘Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan’, acara ini menjadi panggung penting untuk memaparkan capaian ekonomi sekaligus arah kebijakan ke depan.

Dalam pidatonya melalui siaran langsung, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi sepanjang 2025 meski dunia dilanda gejolak geopolitik dan ketidakpastian global.

Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: Bantenesia)

Menurutnya, kinerja tersebut lahir dari sinergi kokoh antara kebijakan fiskal dan moneter, serta kerja kolektif seluruh elemen bangsa.

“Kita harus percaya pada kekuatan kita sendiri. Tidak boleh bergantung pada negara lain. Saatnya memberikan solusi cepat kepada rakyat,” tegas Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Banten Gaet Investasi Asing Rp81 Triliun, Dorong Ekonomi Hijau dan Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja

Presiden juga mengapresiasi Bank Indonesia yang dinilai terus konsisten menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa prospek ekonomi Indonesia diproyeksikan semakin solid dalam tiga tahun mendatang.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: Istimewa)

BI memperkirakan:

  • Pertumbuhan ekonomi 2025: 4,7–5,5%

  • Pertumbuhan 2026: 4,9–5,7%

  • Pertumbuhan 2027: 5,1–5,9%

Didorong oleh meningkatnya konsumsi, investasi, serta kinerja ekspor yang tetap terjaga meski ekonomi dunia melambat.

Inflasi juga diproyeksikan stabil pada level 2,5±1% sejalan dengan kuatnya sinergi pengendalian inflasi pusat dan daerah serta penguatan program ketahanan pangan.

Perry mengingatkan lima tantangan global yang harus terus diwaspadai: kebijakan tarif AS, perlambatan ekonomi dunia, tingginya utang negara maju, risiko pada sistem keuangan global, serta maraknya penggunaan kripto dan stablecoins privat.

Baca Juga :  Upaya Pengawasan sebagai Bank Bermasalah, OJK Cabut Izin PT BPR EDCCASH

Dari level regional, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Rawindra Ardiansah, mengungkapkan bahwa ekonomi Banten pada Triwulan III 2025 tumbuh 5,29% (yoy), lebih tinggi daripada capaian nasional dan rata-rata Jawa.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Rawindra Ardiansah (Depan). (Foto: Bantenesia)

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh:

  • Konsumsi Rumah Tangga

  • Investasi (PMTB)

  • Net Ekspor

Dari sisi lapangan usaha, sektor penopang utama meliputi:

  • Industri Pengolahan

  • Perdagangan

  • Pertanian

  • Real Estate

  • Informasi dan Komunikasi

Stimulus seperti program MBG, kemudahan perizinan, magang, dan diskon transportasi publik turut menjaga daya beli masyarakat sepanjang 2025.

PTBI 2025 juga menjadi momentum apresiasi bagi para penggerak ekonomi daerah melalui:

  • TPID Award

  • TP2DD Championship 2025

  • BI Award 2025

Baca Juga :  Rugi Rp957 Juta, Polemik Jamkrida Banten: Tersandung Skandal Keuangan Internal

Beberapa penerima penghargaan dari Banten antara lain:

  • Kota Tangerang Selatan – Kota Terbaik Kawasan Jawa–Bali untuk kategori TP2DD Championship.

  • PT Krakatau Posco Energy – Korporasi Pendukung Stabilitas Eksternal Indonesia dengan Tata Kelola ULN Terbaik.

Sebagai forum ekonomi tahunan paling strategis di Indonesia, PTBI 2025 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan seperti OJK Banten, Forkompimda, pimpinan perbankan dan lembaga keuangan nonbank, asosiasi pengusaha, akademisi, hingga penerima beasiswa GENBI.

Masyarakat luas juga mengikuti acara melalui siaran langsung di berbagai kanal digital Bank Indonesia.

PTBI 2025 kembali menegaskan pentingnya sinergi nasional untuk menghadapi dinamika global dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang semakin kuat, inklusif, dan berdaya tahan. (*/Pou)

Berita Terkait

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian
Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar
KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi
Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern
Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026
Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Berita Terbaru