[BANTENESIA.NET] – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Serang mengadakan acara Ta’aruf dan Pemaparan Visi Misi bagi bakal calon (bacalon) Bupati Serang periode 2024-2029.
Dihadiri oleh dua bacalon, yaitu Andika Hazrumy dari Partai Golkar dan Iip Miftahul Choiry dari PPP, Sabtu (18/5) di salah satu hotel di daerah Cikande, Kabupaten Serang.
Sementara itu, Mukhibat atau Abah Otong, salah satu calon lainnya, tidak hadir tanpa alasan yang jelas.
Ketua Desk Pilkada PKB Kabupaten Serang, Abdul Gofur, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan informasi mengenai acara tersebut kepada setiap calon. Namun, hingga acara selesai, Mukhibat tidak kunjung hadir.
“Hari ini sebenarnya konfirmasi by phone tadi malam. Abah Otong harusnya hadir tapi ternyata tidak bisa hadir. Tidak ada alasan, tidak ada jawaban. Hari ini tidak menyampaikan bahwasanya ada halangan,” ujar Gofur.
Gofur juga menyebutkan bahwa keputusan mengenai kelanjutan Mukhibat dalam proses penjaringan bacalon Bupati Serang akan diserahkan kepada DPW dan DPP PKB.
“Kami serahkan ke DPW dan DPP apakah saudara Mukhibat atau Abah Otong ini lanjut atau tidak,” tambahnya.
Secara administrasi, Gofur menyebutkan ada tiga bacalon yang sudah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran. Namun, pada saat pemaparan visi misi, hanya dua calon yang hadir.
“Secara pasti hari ini hanya ada dua yang hadir. Secara administrasi ada tiga tapi satu orang tidak mengikuti tahapan selanjutnya,” ungkap Gofur.
Meski hanya ada dua calon yang memaparkan visi misi, Gofur menyatakan bahwa PKB belum bisa menilai apakah visi misi tersebut sudah sejalan dengan partai.
“Kami serahkan kepada struktur partai. Ada DPC, DPAC, ranting. Kami tidak bisa menilai,” katanya.
Untuk tahapan selanjutnya, para calon akan mengikuti uji kelayakan yang digelar oleh DPP PKB pada bulan Juni 2024. Setelah itu, DPP PKB akan mengeluarkan surat rekomendasi kepada DPC terkait calon yang diusung dalam Pilkada Serentak Kabupaten Serang.
“Setelah itu nanti DPP yang menilai. Kalau rekomendasi itu kan perkawinan di semua partai. Kalau semua partai sudah oke, ya kita ikuti,” tutup Gofur. (Pou)








Komentar