Peningkatan Produktifitas Kerja Melalui Pengembangan Budaya Kerja Produktif untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi pada UMKM Desa Sasahan

- Redaktur

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], SERANG – Kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Pamulang Serang menggelar kegiatan berjudul ‘Peningkatan Produktifitas Kerja Melalui Pengembangan Budaya Kerja Produktif untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi pada UMKM Desa Sasahan’.

Acara ini berlangsung di Aula Kantor Desa Sasahan dan di ikuti oleh masyarakat desa sasahan yang notabenya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)

Ringkasan peristiwa

Pada tanggal 07 Oktober 2025, Desa Sasahan menjadi tuan rumah bagi tim Pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang terdiri dari dosen dan mahasiswa sebuah perguruan tinggi ternama.

Kedatangan tim PKM ini bertujuan untuk memberikan edukasi literasi finansial dan pengelolaan sumber daya manusia kepada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM, yaitu Masyarakat Desa Sasahan agar para pelaku UMKM tersebut mampu mengelola keuangan dan mengelola sumberdaya manusia dengan baik untuk kemajuan usahanya.
Acara berlangsung dengan berbagai macam rangkaian kegiatan yang menarik dan interaktif.

Para masyarakat mendapatkan pemaparan materi edukatif mengenai Keuangan, Pemasaran dan SDM dari pemateri untuk kebutuhan keberlangsungan usaha bagi para masyarakat tersebut.
Respon dari para masyarakat sangat positif, terlihat dari antusiasme mereka dalam mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi. Banyak masyarakat yang merasa lebih terbuka wawasannya tentang bagaimana mengatur Keuangan, strategi Pemasaran dan SDM dan mulai berpikir tentang pentingnya investasi. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan masyarakat, tetapi juga mendorong mereka untuk lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan, pemasaran dan SDM pada pribadi mereka.
Dengan adanya kegiatan PKM ini, penyelenggara acara berharap dapat membangun fondasi literasi finansial yang kuat dan membentuk serta mengelola strategi keuangan dan sumberdaya manusia bagi para masyarakat, sehingga mereka siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan dengan lebih percaya diri dan terencana.

Latar Belakang
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif dan kompleks, UMKM dituntut untuk tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja yang signifikan. Salah satu faktor kunci yang berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas adalah penerapan budaya kerja yang produktif, yang mencakup sikap disiplin, tanggung jawab, inovatif, dan berorientasi pada hasil yang berkualitas.
Desa Sasahan, sebagai salah satu wilayah dengan potensi ekonomi yang cukup besar dan beragam, memiliki berbagai unit usaha kecil dan menengah yang bergerak di sektor perdagangan, kerajinan, dan olahan pangan yang berbasis pada kearifan lokal. Namun, sebagian besar pelaku UMKM di desa ini masih menghadapi kendala dalam manajemen waktu, efisiensi proses kerja, serta kurangnya pemahaman mengenai pentingnya budaya kerja yang produktif dan berkelanjutan. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas, daya saing, dan kemandirian ekonomi para pelaku usaha, sehingga menghambat kemajuan ekonomi desa secara keseluruhan.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini, tim berupaya memberikan pendampingan dan pelatihan yang komprehensif kepada pelaku UMKM di Desa Sasahan dalam mengembangkan budaya kerja produktif. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pola pikir kerja yang lebih efisien, disiplin, dan inovatif, sehingga dapat meningkatkan kinerja usaha, memperluas peluang pasar, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. Program ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan ekonomi daerah, yaitu menciptakan masyarakat yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan berorientasi pada inovasi melalui penguatan sektor UMKM berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Dengan terbangunnya budaya kerja produktif di kalangan pelaku usaha, Desa Sasahan diharapkan dapat menjadi contoh penerapan nilai-nilai produktivitas dan profesionalisme di tingkat desa, serta menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengembangkan ekonomi berbasis masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan. Melalui program ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Sasahan dapat meningkatkan kemampuan bersaing di pasar lokal maupun nasional, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Sasahan melalui peningkatan pendapatan dan kesempatan kerja yang lebih baik. Dengan demikian, program ini dapat memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sasahan.
Kronologi Peristiwa
Dalam kegiatan tersebut, tim PKM memberikan pelatihan mengenai strategi pemasaran, pengelolaan keuangan sederhana, dan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi produk. Warga dan pelaku UMKM terlihat antusias mengikuti sesi pelatihan dan berdiskusi aktif tentang tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha.
Sebelum acara dimulai ketua pelaksana Alfan Dera Ramadhan, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing UMKM di Desa Sasahan. “Dengan memahami budaya kerja produktif dan strategi pemasaran yang efektif, UMKM di Desa Sasahan dapat meningkatkan produktivitas kerja dan kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Sasahan, khususnya para pelaku UMKM. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh UMKM, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk penelitian dan pengembangan di masa yang akan datang.
Dengan demikian, kegiatan PKM Desa Sasahan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi kemajuan UMKM di Desa Sasahan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  SMAN 1 Ciomas Sukses Gelar P5: Transformasi Makanan Tradisional Menuju Tingkat Nasional

 

 

 

Baca Juga :  Wali Kota Serang Perpanjang Jabatan Sekda Demi Jaga Stabilitas Pemerintahan

Gambar 1. Sambutan ketua pelaksana
Dalam kegiatan PKM tersebut, sesi pertama diisi dengan materi pengenalan konsep dasar Manajemen Sumber Daya Manusia, pemateri memaparkan konsep penting mengenai bagaimana mengelola san menyadarkan diri dalam kehidupan sehari-hari secara disiplin, pentingnya memahami kualitas produk dan mengelola keuangan , serta berbagai jenis keilmuan manajemen, Tidak hanya itu, kegiatan juga menghadirkan sesi tanya jawab dan diskusi kelompok yang membahas pengalaman masing-masing masyarakat dalam mengelola uang, tantangan yang mereka hadapi, serta rencana finansial yang ingin mereka capai di masa depan. Diskusi ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk saling berbagi dan belajar dari pengalaman.
Selain itu setiap masyarakat yang bertanya deberikan hadiah oleh kelompok PKM Agar pertanyaan yang diberikan masyarakat kepada pemateri lebih menarik dan menghidupkan suasana diskusi

 

 

 

Gambar 2. Pemaparan materi Gambar 3. Pertanyaan Gambar 4. Penyerahan Hadiah
Dampak Kegiatan
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Desa Sasahan memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa tersebut. Kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi proses kerja pelaku UMKM, sehingga mereka dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada pihak lain.
Dengan penerapan budaya kerja produktif, UMKM di Desa Sasahan dapat meningkatkan daya saing di pasar lokal dan nasional, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesempatan kerja yang lebih baik bagi masyarakat.

Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Sasahan dan memperkuat jaringan kerjasama antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam mendukung pengembangan UMKM.
Kegiatan PKM ini juga dapat memicu pengembangan ekonomi lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Desa Sasahan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan ekonomi berbasis masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan.

Dengan demikian, kegiatan PKM di Desa Sasahan dapat memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi masyarakat dan pelaku UMKM di desa tersebut.

Baca Juga :  Membangun Karakter Siswa Melalui Etika dan Disiplin Kerja Peningkatan Kualitas SDM di SMK AL-Khaeriyah Kota Serang

Reaksi Dan Tanggapan

Masyarakat Desa Sasahan sangat antusias dan bersemangat menyambut kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di desa mereka. Mereka merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Masyarakat menganggap kegiatan ini sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang manajemen usaha. Kami jadi lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha kami,” ujar Ibu Sri, salah satu pelaku UMKM di Desa Sasahan.

“Terima kasih kepada tim PKM yang telah melaksanakan kegiatan ini. Kami sangat membutuhkan pengetahuan dan keterampilan seperti ini untuk meningkatkan kualitas hidup kami,” tambah Bapak Joko, seorang pelaku UMKM lainnya.

Masyarakat Desa Sasahan juga merasa bahwa kegiatan ini dapat memperkuat jaringan kerjasama antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha di desa mereka. Mereka berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa depan.

“Kami sangat berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa depan. Ini sangat bermanfaat bagi kami dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Sasahan,” ujar Ibu Kades Sasahan.

Dengan demikian, masyarakat Desa Sasahan sangat menyambut baik kegiatan PKM dan berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Kesimpulan

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Desa Sasahan telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa tersebut.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Sasahan telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas kerja, kemandirian ekonomi, dan kualitas hidup.

Dengan penerapan budaya kerja produktif dan peningkatan kemampuan manajemen usaha, UMKM di Desa Sasahan dapat meningkatkan daya saing dan mengembangkan usaha mereka.

Kegiatan PKM ini juga telah memperkuat jaringan kerjasama antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha di desa tersebut.

Dengan demikian, kegiatan PKM di Desa Sasahan dapat disimpulkan sebagai sebuah keberhasilan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengembangkan ekonomi lokal.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa depan untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sasahan.

Teaser

Meningkatkan Produktivitas, Mengembangkan Ekonomi Lokal, dan Membangun Masa Depan yang Cerah! Tunggu kami, Desa Sasahan akan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan ekonomi berbasis masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan!”. ***

Berita Terkait

DPRD Banten Mulai Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah di SMA maupun SMK, Yeremia : Harus Jadi Refleksi Bersama
Mahasiswa UPG Kunjungi Tomkins Bandung untuk Implementasi Ilmu Kewirausahaan
Diduga Ada Permainan Uang, DPRD Banten Soroti Seleksi Kepala Sekolah
Mahasiwa Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Jagabaya
DPRD Banten Soroti Proses Perpindahan di SMAN 2 Kota Serang, Yeremia : Ada Pungli Bisa Langsung Lapor
SMAN 2 Kota Serang Gelar Tes Siswa Pindahan, Dugaan Pungli Sebesar Rp 500 Ribu – Rp 1 Juta
Penyuluhan Pencegahan Tindakan Perilaku Bullying Terhadap Sesama Siswa Di SMKN 7 Pandeglang
UNPAM Kampus Serang Soroti Inovasi dan Tata Kelola Desa Berkelanjutan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:48 WIB

DPRD Banten Mulai Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah di SMA maupun SMK, Yeremia : Harus Jadi Refleksi Bersama

Senin, 19 Januari 2026 - 18:26 WIB

Mahasiswa UPG Kunjungi Tomkins Bandung untuk Implementasi Ilmu Kewirausahaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:48 WIB

Diduga Ada Permainan Uang, DPRD Banten Soroti Seleksi Kepala Sekolah

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:08 WIB

Mahasiwa Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang Melakukan PKM di Desa Jagabaya

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:52 WIB

DPRD Banten Soroti Proses Perpindahan di SMAN 2 Kota Serang, Yeremia : Ada Pungli Bisa Langsung Lapor

Berita Terbaru

Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. (Foto: Istimewa)

Otomotif

Aksi Kencang Pebalap Astra Honda Taklukkan Podium ARRC Sepang

Senin, 13 Apr 2026 - 10:30 WIB

Basreng IRIE - Le Marley. (Foto: Istimewa)

Cerita

Basreng IRIE: Cara Unik Le Marley Jual Musik Lewat Camilan

Minggu, 12 Apr 2026 - 09:01 WIB