[BANTENESIA.NET] – Semangat petani milenial semakin berkobar di Kabupaten Pandeglang! Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten bersama para petani muda sukses menggelar panen cabai, Selasa (18/3/2025) di Poktan Kadugemblo III, Kecamatan Kaduhejo, Kanupaten Pandeglang.
Acara ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu berkontribusi besar dalam sektor pertanian, khususnya hortikultura.
Kepala KPw BI Banten, Ameriza M Moeas, mengapresiasi dedikasi Muhammad Teguh Arrosid, Ketua Kelompok Tani (Poktan) yang masih berusia 22 tahun.

“Kami sangat bangga melihat anak muda seperti Teguh mampu membuktikan bahwa bertani adalah profesi yang menjanjikan. Panen cabai ini bukan sekadar simbolis, tetapi bukti bahwa petani muda bisa menghasilkan produk berkualitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ameriza menekankan bahwa kesejahteraan petani harus terus diperhatikan, sekaligus meningkatkan produksi cabai untuk menstabilkan harga di pasaran.
“Nomor satu adalah kesejahteraan petani. Kedua, kita harus memenuhi kebutuhan cabai agar harga tetap stabil. Semoga budidaya cabai ini terus berlanjut dan menginspirasi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M. Tauchid, menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengatasi defisit hortikultura.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus berperan aktif dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai dan tanaman hortikultura lainnya,” katanya.

Agus juga mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk berpartisipasi dalam gerakan ini.
“Jika setiap rumah menanam cabai, setidaknya bisa mengurangi pengeluaran harian. Ini langkah kecil, tetapi dampaknya besar bagi ketahanan pangan keluarga,” jelasnya.
Muhammad Teguh Arrosid, yang masih muda namun telah sukses bertani, menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dengan ketekunan dan inovasi, ia membuktikan bahwa sektor pertanian bisa menjadi pilihan karier yang menjanjikan bagi generasi muda.
Panen bersama ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi momentum penting untuk mengajak lebih banyak anak muda terjun ke dunia pertanian. Dengan semangat dan inovasi, masa depan pertanian Indonesia bisa semakin cerah. (Pou)







