SERANG, BANTENESIA.NET – Kapolda Banten, Irjen Pol, Rudy Heriyanto, bersama dengan sejumlah pejabat utama Polda Banten, hadir dalam acara Pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-39, Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-30, dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama. Acara berlangsung di Pendopo Gubernur Banten pada hari Rabu, (2/8/2023).
Tampak hadir dalam kegiatan ini PJ Gubernur Banten, Al-Muktabar, Direktur Pendaftaran Dukcapil Kemendagri, Teguh Setiabudi, Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian, dan Pengembangan BKKBN RI, M. Rizal M. Damanik, Plt. Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPA, Ibu Handayani, serta seluruh tamu undangan.
Program Bapak Asuh Anak Stunting merupakan gerakan gotong royong dari seluruh elemen bangsa dalam mempercepat penurunan angka stunting, yang menyasar langsung pada balita stunting dan keluarga berisiko stunting.
Dalam kesempatan ini, Kapolda Banten mengajak jajaran Polres dan Kapolsek untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan penurunan angka stunting di Provinsi Banten. “Partisipasi Bapak Asuh ini diharapkan menjadi bagian dari upaya menurunkan angka stunting. Kami siap dan berkomitmen mendukung program BKKBN di Provinsi Banten,” ujar Kapolda.
Tidak hanya itu, acara ini juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Perwakilan BKKBN Provinsi Banten dan Polda Banten. Penandatanganan PKS ini disaksikan langsung oleh jajaran pejabat utama Provinsi Banten, Satgas Stunting, Sekretaris, dan pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten.
Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, menyampaikan apresiasi atas peran dan dukungan Kapolda Banten dan jajarannya terhadap program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan KB (Bangga Kencana), termasuk program nasional percepatan penurunan angka stunting. “Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolda Banten beserta jajarannya, semoga aksi nyata ini dapat memberikan kontribusi pada penurunan angka stunting di Provinsi Banten,” ujar Al Muktabar.
Acara ini menunjukkan komitmen berbagai pihak untuk berperan aktif dalam mengatasi masalah stunting, dan diharapkan dapat berdampak positif bagi kesejahteraan anak-anak di Provinsi Banten. Program BAAS menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas. (ABD)








Komentar