[BANTENESIA.NET], Kota Serang – Gemerlap panggung Grand Final Pemilihan Duta Batik Kota Serang 2026 menjadi saksi lahirnya talenta muda yang membanggakan. Salah satunya adalah Ratu Anatasya Bilqis Adam (12), siswi kelas 6 SDN Sukamenak Cikeusal, yang berhasil meraih posisi Runner Up 2 untuk Kategori B.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan terhadap budaya, khususnya batik, terus tumbuh di kalangan generasi muda. Ratu Anatasya tampil memukau di hadapan dewan juri dan penonton dengan percaya diri serta pemahaman yang baik tentang nilai-nilai budaya lokal.
Ajang bergengsi ini tidak hanya menjadi wadah unjuk bakat, tetapi juga memperlihatkan sinergi kuat antara penyelenggara dan Pemerintah Kota Serang dalam mendorong penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya. Kegiatan ini digagas oleh Sanggar Rossys Entertainment dan mendapat dukungan penuh dari Pemkot Serang.

Acara Grand Final yang berlangsung meriah, Sabtu (25/4/2026) di salah satu hotel di Kota Serang ini dibuka langsung oleh Arfina Rustandi. Turut hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya Owner Sanggar Rossys Entertainment Rossy Nidiawati, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Serang Evie Shofiyah Usman, serta Pendiri IPEMI Banten Sherisada Manaf.

Dalam sambutannya, Arfina Rustandi menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme generasi muda dalam melestarikan budaya.
“Bunda bangga karena anak-anak muda masih mau berkreasi dan mempromosikan batik Kota Serang. Ini tentu akan berdampak besar terhadap kemajuan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Rossy Nidiawati mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tahunan ini. Ia berharap ajang Pemilihan Duta Batik terus menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Jumat (24/4/2026), diawali dengan sesi registrasi dan penampilan awal yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia.

Puncak acara semakin semarak dengan parade Fashion Show karya desainer Rossys Entertainment yang menampilkan keindahan batik khas Kota Serang.

Penilaian dilakukan secara komprehensif oleh dewan juri, menggabungkan hasil dari hari pertama dan penampilan peserta di malam Grand Final.
Kesuksesan acara ini semakin menegaskan bahwa batik Kota Serang memiliki masa depan cerah. Tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (Cipz)







