Tinjau Longsor di Cikeusal, Bupati Serang Ratu Zakiyah Beri Warga Rumah Kontrakan

Senin, 5 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], Serang – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau bencana longsor di Kampung Kedung Cinde, Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, Senin (5/1/2026) sore. Longsor akibat tingginya curah hujan pada pekan kemarin dan meluapnya Sungai Cisangu anak Sungai Ciujung mengakitbatkan longsor.

Dampaknya, sebanyak sekitar 25 rumah tertimbun longsor 3 diantaranya dalam kondisi parah, serta 1 diantaranya sudah tidak layak dihuni. Atas kekhawatiran 1 keluarga dengan kondisi rumah yang terparah akibat longsor, Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah langsung memberikan rumah kontrakan untuk ditempati satu keluarga korban longsor tersebut.

“Sore tadi saya melihat situasi warga yang terdampak karena longsor, karena memang posisi rumah warga itu ada di pinggiran Sungai Cisangu anak Sungai Ciujung. Longsornya tadi lumayan dalam kurang lebih 8 meter kedalamannya,”ucap Ratu Zakiyah usai meninjau didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Yadi Priyadi Rochdian dan Camat Cikeusal Lutfi.

Baca Juga :  Zakiyah-Najib Hadiri Maulid Akbar dan Doa Munajat Bersama 1000 Kiai-Alim Ulama

Ratu Zakiyah mengaku sudah menyampaikan kepada korban longsor terutama yang terdampaknya sangat luas sehingga 50 persen bagian rumahnya habis tertimbun longsor. ”Saya minta untuk di relokasi. ”Alhamdulillah warga Desa Katulisan, Kampung Kedung Cinde mau menyewakan rumahnya untuk relokasi warga sementara,”katanya.

Ratu Zakiyah menyebutkan, sekitar 25 rumah warga yang terdampak akibat longsor tersebut. ”Tapi yang paling parah itu ada 3 rumah, yang direlokasi baru 1, karena baru satu warga saja yang di pindahkan,”terangnya.

Baca Juga :  Soroti Andika-Nanang di Pilkada Serang 2024, Politisi PDI Perjuangan: Kapasitas Kepemimpinan yang Tak Diragukan

Ratu Zakiyah memastikan jika upaya yang dilakukan saat ini untuk sementara melakukan relokasi terlebih dahulu, karena jika langsung di bangun perlu adanya lahan. ”Karena kita harus koordinasi dengan BBWSC3 dan Kementerian terkait yang merupakan kewenangannya. Kami juga akan terus koordinasi untuk melakukan mitigasi resiko, supaya warga kami yang pertama supaya aman dulu,”ungkapnya.

Berdasarkan informasi, sebut Ratu Zakiyah kejadian longsor dua hari yang lalu dampak dari tinginya curah hujan. Ia bersyukur tidak adanya korbvan jiwa dalam insiden bencana tersebut. ”Alhamdulillah tidak ada (korban jiwa),”ucapnya.

”Tapi tadi saya sampaikan khawatir nanti kita tidak tahu kondisi cuaca hari ini atau kedepan, jadi untuk mitigasi resiko, untuk menghindari hal yang tidak di inginkan maka saya minta kepada warga yang bersangkutan untuk di relokasi,”sambung Ratu Zakiyah.

Baca Juga :  Paslon Bupati Serang Andika-Nanang, Siap Hadapi Debat Perdana Pilkada 2024

Akan tetapi untuk yang lainnya, Ratu Zakiyah memastikan akan mengoordinasikan dengan pihak BBWSC3 atau Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Cujung Cidurian Provinsi Banten karena merupakan kewenangannya. ”Kita akan terus berkoordinasi dengan BBWSC3 yang pasti,”tandasnya.

Kepala Dinsos Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian mengatakan pihaknya sudha menyalurkan bantuan berupa sembako bukan hanya di Kecamatan Cikeusal, tapi juga di Kecamatan Pontang dan lainnya. ”Kita hari ini memberikan bantuan sembako untuk korban longsor, yang pasti kita koordinasi dengan pihaka Kecamatan Cikeusal,”ujarnya. ***

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap
Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Masuk Tahap Pembahasan, Pemkot Serang Pertahankan Opini WTP ke-9 kali Berturut-turut
Rp600 Juta untuk Perbaiki tempat Ibadah dan Ambulans Jadi Prioritas Dana Bankeu dari Kabupaten Serang
Ekbispar Awards Masuk dalam Materi Pencapaian Positif Gubernur Andra Soni di LKPJ
Pemkot Serang Matangkan Renja 2027, Fokus Sinkronisasi dan Penguatan Infrastruktur
Resmi! 1 Ramadan 1447 Hijriah Ditetapkan Pemerintah, Masyarakat Diminta Matangkan Persiapan Ibadah
Pengukuhan Pejabat Bapperida Jadi Momentum Penguatan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Kota Serang
Pemkot Serang Gratiskan PBB hingga Rp50 Ribu di 2026, Warga Dapat Kabar Gembira

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 09:01

DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:03

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Masuk Tahap Pembahasan, Pemkot Serang Pertahankan Opini WTP ke-9 kali Berturut-turut

Senin, 13 April 2026 - 11:26

Rp600 Juta untuk Perbaiki tempat Ibadah dan Ambulans Jadi Prioritas Dana Bankeu dari Kabupaten Serang

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:38

Ekbispar Awards Masuk dalam Materi Pencapaian Positif Gubernur Andra Soni di LKPJ

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:50

Pemkot Serang Matangkan Renja 2027, Fokus Sinkronisasi dan Penguatan Infrastruktur

Berita Terbaru

Mahasiswa Prodi Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Hukum UNPAM Serang, Chandra Wiguna Pramudiptha. (Foto: Istimewa)

OPINI

Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:52