Empat Mahasiswa UNTIRTA Berkolaborasi dengan Gerakan Kakak Aman Indonesia untuk Melawan Kekerasan Seksual

Sabtu, 6 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Kekerasan seksual adalah perbuatan yang menghina, merendahkan, dan melecehkan tubuh seseorang.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak kecil terus meningkat di dunia, termasuk di Indonesia dan Banten.

Menanggapi situasi ini, empat mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dari jurusan Pendidikan Nonformal, yang tergabung dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), memutuskan untuk bertindak.

Baca Juga :  Sosialisasi Pembuatan Laporann Keuangan Sederhana di Era Digital untuk UMKM Desa Sasahan

Mereka berkolaborasi dengan Gerakan Kakak Aman Indonesia, sebuah inisiatif yang didirikan di Banten dengan tujuan untuk mengungkap kasus kekerasan seksual yang dialami anak kecil. Namun, gerakan ini tidak hanya berhenti pada pengungkapan kasus.

Gerakan Kakak Aman Indonesia juga aktif memberikan edukasi pencegahan pelecehan seksual di berbagai lokasi seperti rumah susun dan sekolah dasar.

Metode edukasi yang digunakan oleh Gerakan Kakak Aman Indonesia sangat beragam dan disesuaikan dengan rentang usia anak-anak.

Baca Juga :  Mengikuti Magang di KPU Kota Serang, Mahasiswa UNPAM Pelajari Peran Penting Sekretariat

Melalui lagu, dongeng, dan permainan, anak-anak diajarkan tentang batasan tubuh mereka, bagian mana yang boleh dan tidak boleh disentuh.

Tujuan utama gerakan ini adalah untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keterampilan agar mereka bisa menjaga diri dan terhindar dari pelecehan seksual.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan kasus kekerasan seksual di Banten dapat berkurang dan anak-anak di daerah tersebut bisa merasa aman.

Baca Juga :  Mengukur Pengaruh Kualitas Pelayanan Masyarakat dalam Layanan Administrasi Kependudukan Berbasis E-Government di Kecamatan Serang Tahun 2025.

“Kami berharap anak-anak bisa menjaga diri mereka sendiri dan mengetahui bagian tubuh mana yang boleh disentuh dan tidak,” ujar salah satu mahasiswa yang terlibat dalam gerakan ini.

Melalui upaya bersama ini, masa depan yang lebih aman dan bebas dari kekerasan seksual bagi anak-anak di Banten bisa terwujud. (FS)

Berita Terkait

Polres Serang Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 76,3 Gram Sabu dan 10 Cartridge Etomidate di Pamulang
Edukasi Keuangan Digital Jadi Upaya Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal di Kalangan Pelajar
PKKMB UPG 2026, Mahasiswa Baru Diingatkan Pentingnya Ilmu, Karakter dan Integritas
Pengajian Bulanan IWKS Group Banten: Jujur dan Amanah Jadi Pondasi Kehidupan Bermasyarakat
Hari Kedua PKKMB Universitas Faletehan, Mahasiswa Baru Diajak ke Gerakan Sosial
Diduga Edarkan Sabu 10,5 Gram di Sempu, Polresta Serang Kota Amankan Pria asal LampungĀ 
Bawa Sabu 5 Gram Disembunyikan dalam Korek Api Kriket, Pria Asal Jakarta Ditangkap di Serang
Sopir Ekspedisi Lintas Jawa-Sumatera Diduga Edarkan Sabu di Serang, Polisi Sita Lebih dari 5 Gram

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:57 WIB

Polres Serang Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 76,3 Gram Sabu dan 10 Cartridge Etomidate di Pamulang

Sabtu, 19 September 2026 - 21:01 WIB

PKKMB UPG 2026, Mahasiswa Baru Diingatkan Pentingnya Ilmu, Karakter dan Integritas

Sabtu, 19 September 2026 - 12:36 WIB

Pengajian Bulanan IWKS Group Banten: Jujur dan Amanah Jadi Pondasi Kehidupan Bermasyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 10:36 WIB

Hari Kedua PKKMB Universitas Faletehan, Mahasiswa Baru Diajak ke Gerakan Sosial

Kamis, 10 September 2026 - 02:34 WIB

Diduga Edarkan Sabu 10,5 Gram di Sempu, Polresta Serang Kota Amankan Pria asal LampungĀ 

Berita Terbaru