SD Negeri 2 Kota Serang Favorit, Kepala Sekolah: Kami Tidak Bisa Membatasi

- Redaktur

Kamis, 4 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Demi mendapatkan nomor urut awal pendaftaran di SD Negeri 2 Kota Serang, Maria Ufi dan Nurhasanah, dua orang tua calon peserta didik baru, rela datang subuh hari, Rabu (3/7).

Mereka khawatir dengan membludaknya antrian di salah satu sekolah favorit di Kota Serang tersebut.

“Aku datang ke sini subuh. Jadi aku mau dapet nomor urut awal karena takut antriannya bejubel,” ujar Maria Ufi dan Nurhasanah saat ditemui di lokasi.

Selain ingin mendapatkan nomor urut awal, Maria Ufi dan Nurhasanah mengaku tidak memiliki banyak waktu karena kesibukan pekerjaan mereka. Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) dilakukan di hari kerja, sehingga mereka harus memanfaatkan waktu subuh untuk mendaftarkan anak mereka.

Baca Juga :  Tasyakuran Tahfizhul Qur’an 30 Juz Dirayakan dengan Haru di PonPes Darush Sholihin Bismillah

“Orang tuanya juga sama-sama bekerja jadi aku manfaatkan waktu untuk anak-anak,” ungkap Maria Ufi.

Maria Ufi menjelaskan, ia memilih SD Negeri 2 Kota Serang karena sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah favorit di Kota Serang dan berada dalam zonasinya.

“Karena zonasinya di sini dan anak menginginkan di sekolah favorit,” ucap Maria Ufi yang tinggal di Pekarungan, Kota Serang.

Kepala SD Negeri 2 Kota Serang, Salmi, mengungkapkan bahwa kuota calon peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025 sebanyak 112 orang. Jumlah tersebut terdiri dari kategori zonasi 80 persen, afirmasi 15 persen, dan mutasi 5 persen.

Baca Juga :  Mahasiswa UNPAM Ajak Siswa SMAN 1 Kramatwatu Bijak Bermedia Sosial dan Waspada Hoaks

“Mekanismenya itu pendaftaran secara offline. Persyaratannya akta kelahiran siswa yang asli dan fotokopi, kartu keluarga yang asli dan fotokopi, dan fotokopi KTP orang tua. Kemudian perengkingan usia, minimal usia 6 tahun,” jelas Salmi.

Pihak sekolah sudah bersiap sejak dini hari.

“Mereka dari jam setengah lima sudah standby. Kita memberikan nomor antrian. Satu nomor satu orang. Dibuka sampai jam 12 siang,” imbuhnya.

Salmi menambahkan bahwa satu kelas akan diisi sebanyak 28 calon siswa baru. Jika jumlah pendaftar melebihi kuota, pihak sekolah akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.

Baca Juga :  SMAN 1 Ciomas Sukses Gelar P5: Transformasi Makanan Tradisional Menuju Tingkat Nasional

“Jika melebihi rombel lapor ke dinas. Tadi pak kadis menjelaskan harus laporan ke dinas, kemudian dinas akan mengusulkan ke kementerian,” katanya.

Salmi mengakui bahwa SD Negeri 2 Kota Serang selalu menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Serang, sehingga PPDB setiap tahun selalu membludak. Oleh karena itu, pihak sekolah tidak akan membatasi keinginan para orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di SD Negeri 2 Kota Serang.

“Kalau itu sesuai kuota, keinginan mereka. Kita tidak bisa membatasi tidak bisa menghalangi karena keinginan masyarakat seperti itu,” jelasnya. (De)

Berita Terkait

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Berita ini 604 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Berita Terbaru