Rakor Daerah Dorong Stabilitas Harga dan Digitalisasi Ekonomi Lokal

Rabu, 21 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala KPw BI Banten Ameriza M. Moesa. (Foto: Bantenesia)

Kepala KPw BI Banten Ameriza M. Moesa. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET] – Dalam rangka menghadapi tantangan kenaikan harga jelang hari besar keagamaan nasional, Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah. Dipimpin oleh PJ Gubernur dan Deputi Menko, Rakorda tersebut menghasilkan rekomendasi kebijakan yang akan diambil oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Pengendali Penyediaan dan Distribusi Daerah (TP2DD).

Hadir dalam Rakorda ini, PJ Gubernur Provinsi Banten Al Muktabar yang juga sekaligus membuka Rakorda TPID dan TP2DD mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui penguatan stabilisasi harga pangan dan perluasan digitalisasi ekonomi keuangan daerah.

Baca Juga :  Nahdi Arabian Chicken Serang, Hadirkan Diskon Up To 30% Semua Menu dengan Sensasi Cita Rasa Timur Tengah

Salah satu fokus utama Rakorda adalah stabilisasi harga pangan. Dalam pidato pembukaan, PJ Gubernur menyoroti potensi kenaikan harga beberapa komoditas vital seperti beras, cabai merah, bawang merah, minyak goreng, dan gula pasir. Untuk mengatasi hal ini, TPID diharapkan dapat menginisiasi program pasar murah dan pasar tani guna mendekatkan produksi pangan ke konsumen serta memperlancar distribusi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 14 Juta, Generasi Muda Jadi Motor Penggerak

Sementarai itu Kepala KPw BI Banten Ameriza M. Moesa menyampaikan, Rakorda juga menggarisbawahi pentingnya percepatan digitalisasi di daerah.

“Pemerintah daerah didorong untuk mengoptimalkan penggunaan transaksi non-tunai, terutama dalam sektor pajak dan retribusi. Hal ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang memadai,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, terkait dengan stabilisasi harga, Jalur distribusi yang baik dianggap penting untuk menciptakan keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Baca Juga :  Flyover Bogeg Dijadikan Tempat Nongkrong Warga, Kota Serang Butuh Lebih Banyak Taman Kota dan RTH

“Praktek-praktek tidak bertanggung jawab seperti penimbunan menjadi salah satu hambatan, oleh karena itu, TPID dihimbau untuk melakukan pengecekan lapangan dan melibatkan aparat penegak hukum jika diperlukan,” tambahnya.

Rakorda ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mendorong pertumbuhan ekosistem digital yang efisien dan inklusif. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, TPID, dan TP2DD, diharapkan tantangan harga dan digitalisasi dapat diatasi dengan lebih baik demi kesejahteraan masyarakat. (Pou)

Berita Terkait

Kartu Kredit Indonesia Diluncurkan di HUT RI ke-81, MDR QRIS 0% Diperluas
Semarak PQN 2026, BI Banten Perkuat Digitalisasi QRIS dan Perluas Layanan Pembayaran
Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Bank Indonesia Optimistis Prospek 2026 Tetap Terjaga
FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
OJK Setujui Penggabungan 5 BPR ke BPR Ragasakti, Perkuat Industri Perbankan di Banten
The Royale Krakatau Hotel Hadirkan Intimate Wedding Showcase 2026, Padukan Tradisi dan Elegansi Modern
BI Banten Ungkap Kekuatan Ekonomi Daerah dalam Krisis Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kartu Kredit Indonesia Diluncurkan di HUT RI ke-81, MDR QRIS 0% Diperluas

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Semarak PQN 2026, BI Banten Perkuat Digitalisasi QRIS dan Perluas Layanan Pembayaran

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:14 WIB

FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran

Senin, 6 Juli 2026 - 21:49 WIB

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:13 WIB

OJK Setujui Penggabungan 5 BPR ke BPR Ragasakti, Perkuat Industri Perbankan di Banten

Berita Terbaru