Fekraf Banten Ajak Masyarakat Banten untuk Melestarikan Kuliner Khas Banten

- Redaktur

Senin, 30 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fekraf Banten bersama para nara sumber, seusai Takshow 'Kongres Kreatif Gonjlengan'. (Foto: Istimewa)

Fekraf Banten bersama para nara sumber, seusai Takshow 'Kongres Kreatif Gonjlengan'. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Memperingati momentum Sumpah Pemuda, Fekraf Banten menyelenggarakan kegiatan tahunan yang bertajuk ‘KONGRES KREATIF GONJLENGAN’ di cafe Umakite, Taktakan – Serang. Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus merayakan hari jadi Fekraf Banten yang Ke-3.

Fekraf Banten menggandeng kolaborasi dengan komunitas influencer dan content creator, ICN Banten dan Frashy Food, yang merupakan bisnis startup baru yang bergerak di sub-sektor kuliner di kota Serang dengan didukung oleh para pelaku ekraf dan media lokal.

Ajakan Fekraf Banten ini dilakukan dengan aksi petisi online di situs change.org dan tanda tangan langsung saat pelaksanaan kegiatan. Aksi ini akan terus dilakukan sampai Kuliner Banten bisa tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Saat berita ini ditulis sudah terkumpul 104 tandatangan dukungan dan 50 lebih tandatangan di dinding acara.

Baca Juga :  Kamilan Ciracas Permai Bergairah dalam Perayaan HUT RI ke-78: Perlombaan Seru Selama Dua Hari

Dalam acara, ditampilkan beberapa kuliner khas Banten yang dapat dinikmati secara langsung, berikut deskripsi singkat dari nama-nama yang kuliner yang ditampilkan dalam bentuk barcode yang dapat dipindai. Diantaranya Rabeg, Angeun Lada, Sate Bandeng, Bontot, Sambel burog, Jejorong dan kudapan lainnya.

Yenni, salah satu peserta kongres yang juga sebagai anggota dari Indonesia Chef Association (ICA) memberikan apresiasi dengan menyumbangkan kuliner khas Banten yakni ‘Kolak Radio’.

Banyak generasi muda yang buta tentang kuliner khas Banten, “Generasi muda harus dikenalkan, jangan sampai kuliner Banten punah,” Kata Yenni dalam orasinya.

Dalam kegiatan ini juga digelar Talk Show dengan tema ‘Gastronomi Kuliner Lokal’, bersama Kang Rohendi, Kabid Pengembangan Industri Pariwisata dan Ekraf, Dispar Provinsi Banten dan Rizky Cahya Founder Frashy Food.

“Pemerintah provinsi Banten telah sejak lama berupaya agar kuliner khas Banten bisa ditetapkan dalam Warisan budaya tak benda, setahu saya makanan yang hadir disini sudah didaftarkan dan dicatat, namun entah kenapa belum ditetapkan, butuh dukungan semua pihak agar hal ini bisa terwujud,” Ujar Rohendi, yang juga dikenal sebagai pegiat budaya ini.

Baca Juga :  Pemkot Serang–Pemprov Banten Bersinergi Atasi Banjir, Drainase Diperbesar hingga Penertiban Bangunan Liar

Dalam kesempatan sama, Rizky menyampaikan bahwa Frashy Food terus berupaya mengenalkan makanan khas Banten utamanya ke kalangan milenial Gen Z.

“Bisnis kita menyasar kalangan muda, serta digawangi oleh kaum muda pula, jadi kami terus berusaha agar kuliner lokal dapat dinikmati anak muda dengan sajian modern” kata Rizky.

Andi Suhud, ketua Fekraf Banten dalam sambutannya mengajak masyarakat Banten untuk bersama-sama melestarikan kekayaan kuliner khas Banten.

“Merujuk Data Referensi Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, saat ini baru ‘Sate Bandeng’ dan ‘Bakcang Tangerang’ yang tercatat sebagai Karya budaya Kuliner dari Provinsi Banten. Padahal masih banyaknya Kuliner khas Banten yang memiliki keunikan serta memiliki nilai sejarah dan budaya, perlu upaya serius dari semua pihak agar Kuliner Banten bisa dicatat dan ditetapkan sebagai bagian dari wariaan budaya tak benda,” kata Andi.

Baca Juga :  Hadiri Festival Seni Rampak Pencak Silat, Sanuji dan Jazuli Dukung Golok Banten Masuk UNESCO

Kegiatan ini ditutup dengan serah terima jabatan ketua Fekraf Banten dari Andi Suhud ke Eric Islami. Andi mengundurkan diri dari jabatan dikarenakan mendapat amanat tugas baru.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membersamai perjuangan Fekraf Banten dalam 3 tahun terakhir ini, amanah baru saya mengharuskan saya untuk fokus. Untuk itu hasil rapat dewan pendiri memutuskan Erik Islami sosok tepat untuk melanjutkan kepemimpinan hingga 2025 nanti,” tutup Andi. (*)

Berita Terkait

Gelar Diklat Gada Pratama 2026, PT TEGAS dan Pemkab Serang Siapkan Satpam Profesional, Tegas dan Bahagia
Hari Kartini, Sekretaris PSKBI DPD Kota Serang Ajak Perempuan Perkuat Literasi sebagai Pilar Keluarga dan Bangsa
Pelatihan Manajemen Risiko Perkuat Kapasitas BUMDes Desa Cikamunding Lebak
Mahasiswa dan Dosen UNPAM Serang Gelar PKM Literasi Keuangan di Ponpes Kulliyyatul Al-Naasyiin Al-Islamiyyah
BUMDes Gunung Batu Tingkatkan Citra Lewat Influencer dan Konten Digital
Siap Kembali Digelar ‘Run for Vision 2026’, RS Mata Achmad Wardi Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Mata
Rp600 Juta untuk Perbaiki tempat Ibadah dan Ambulans Jadi Prioritas Dana Bankeu dari Kabupaten Serang
Literasi Keuangan Diperkuat, OJK Ajak ASN dan Perempuan Banten Melek Investasi Legal dan Logis
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:08 WIB

Gelar Diklat Gada Pratama 2026, PT TEGAS dan Pemkab Serang Siapkan Satpam Profesional, Tegas dan Bahagia

Rabu, 22 April 2026 - 02:19 WIB

Hari Kartini, Sekretaris PSKBI DPD Kota Serang Ajak Perempuan Perkuat Literasi sebagai Pilar Keluarga dan Bangsa

Selasa, 21 April 2026 - 09:48 WIB

Pelatihan Manajemen Risiko Perkuat Kapasitas BUMDes Desa Cikamunding Lebak

Jumat, 17 April 2026 - 11:33 WIB

BUMDes Gunung Batu Tingkatkan Citra Lewat Influencer dan Konten Digital

Senin, 13 April 2026 - 11:51 WIB

Siap Kembali Digelar ‘Run for Vision 2026’, RS Mata Achmad Wardi Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Mata

Berita Terbaru