Generasi Z Jadi Harapan Baru Penguat Nilai Pancasila di Era Digital

- Redaktur

Senin, 25 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: NET)

(Foto: NET)

Penulis: LIA RAHMAWATI
251090200497
liarahma0406@gmail.com

(Program Studi Sarjana Hukum UNPAM Cabang Serang – Banten)

[BANTENESIA.NET] – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, Generasi Z dinilai memiliki peran penting dalam menjaga sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila di kehidupan modern. Hal tersebut terungkap dalam sebuah penelitian karya mahasiswa Program Studi Sarjana Hukum Universitas Pamulang Cabang Serang-Banten, Lia Rahmawati.

Dalam jurnal berjudul “Dinamika Perkembangan Pancasila di Era Modern Generasi Z”, dijelaskan bahwa Generasi Z merupakan kelompok yang lahir dan tumbuh di era digital dengan karakter yang adaptif terhadap teknologi, terbuka terhadap informasi global, serta aktif menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Penelitian tersebut menyoroti bahwa kemajuan teknologi membawa dua sisi yang berbeda bagi perkembangan nilai-nilai kebangsaan. Di satu sisi, media sosial menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk menyebarkan pesan toleransi, persatuan, gotong royong, hingga kampanye anti-perundungan melalui berbagai konten edukatif dan inovatif.

“Generasi Z memiliki potensi besar dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila secara lebih kreatif dan inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital,” tulis Lia Rahmawati dalam penelitiannya.

Namun di sisi lain, perkembangan dunia digital juga menghadirkan tantangan serius. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, hingga konflik isu SARA di media sosial menjadi ancaman nyata yang dapat mengikis nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dalam penelitian tersebut, sebagian besar Generasi Z sebenarnya telah memahami nilai dasar Pancasila dengan cukup baik. Akan tetapi, pemahaman tersebut masih banyak bersifat teoritis dan belum sepenuhnya diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, terutama di ruang digital.

Baca Juga :  Mahasiswa UNPAM Serang Edukasi Warga Unyur Cegah Hoax Melalui Literasi Digital

Penelitian ini juga menegaskan pentingnya literasi digital sebagai upaya membangun kesadaran generasi muda agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Rendahnya kemampuan menyaring informasi dinilai menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai konflik dan penyebaran konten negatif di internet.

Selain itu, penelitian turut menjelaskan perjalanan perkembangan Pancasila dari masa Reformasi hingga era digital saat ini. Setelah sempat mengalami penurunan internalisasi pasca Reformasi 1998, pemerintah mulai kembali memperkuat pendidikan karakter berbasis Pancasila, termasuk melalui pembentukan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Baca Juga :  Peningkatan Efisiensi Operasional melalui Perbaikan Proses Bisnis di SBU-CM PT KPdP

Menurut Lia Rahmawati, keberhasilan menjaga eksistensi Pancasila di masa depan sangat bergantung pada kemampuan bangsa dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri kebangsaan.

Melalui penelitian ini, Generasi Z dinilai bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memiliki potensi besar dalam menjaga relevansi Pancasila di era modern. Dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat pun menjadi faktor penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas secara digital sekaligus kuat dalam karakter kebangsaan. ***

Berita Terkait

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Berita Terbaru