Rapat OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Kuat Meski Tantangan Global

Senin, 4 Desember 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto: Istimewa)

Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghasilkan kesimpulan bahwa sektor jasa keuangan Indonesia tetap stabil, diperkuat oleh permodalan yang kuat dan likuiditas yang mencukupi. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap penurunan pertumbuhan ekonomi global dan ketidakpastian yang terus berlangsung.

Menurut OJK, indikator terkini menunjukkan adanya ketidakpastian di pasar global, tetapi tingkat inflasi yang membaik, terutama di negara advanced economies, memberikan dukungan positif. Sentimen positif juga muncul di pasar keuangan dengan meningkatnya ekspektasi mengenai berakhirnya siklus kenaikan suku bunga global.

Baca Juga :  Perubahan Nama Kantor OJK Jakarta dan Banten: Transformasi Menuju Kantor Jabodebek dan Banten yang Lebih Luas

Peluncuran insentif fiskal, moneter, dan dukungan sektor keuangan di Tiongkok diharapkan dapat meredakan penurunan kinerja ekonomi global, termasuk mengatasi masalah di sektor properti. Sementara tensi geopolitik global meningkat, dampaknya terhadap harga minyak dan energi masih terbatas, mengingat tren pelemahan permintaan yang masih berlanjut.

Baca Juga :  Langkah Kecil untuk Sejuta Manfaat Bersama Yayasan Charity Banten

Di tingkat domestik, pertumbuhan PDB Q3 2023 mencapai 4,94 persen yoy, didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tinggi dan investasi bangunan. Tingkat inflasi tetap rendah, sementara ekspor masih mengalami kontraksi. Meskipun demikian, indikator perekonomian nasional, seperti neraca perdagangan surplus, konsumsi semen domestik yang meningkat, dan PMI Manufaktur yang masih ekspansif, memberikan optimisme.

Baca Juga :  BI Banten Distribusikan Uang 3,88 Triliun, Selama Ramadan dan Idul Fitri 2024

OJK menekankan perlunya pemantauan dan kewaspadaan terhadap potensi risiko di tengah ketidakpastian global. Lembaga Jasa Keuangan (LJK) didorong untuk terus melakukan stress test dan strategi mitigasi risiko guna menjaga stabilitas permodalan dan likuiditas sektor jasa keuangan. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi nasional, meskipun tantangan global masih tinggi. (*)

Berita Terkait

Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
Membangun Jiwa Entrepreneur Muda Sejak Dini: UNPAM Kampus Serang Gelar Edukasi Manajemen Pemasaran di SMAN 1 Lebak Wangi
Literasi Keuangan Digital Jadi Bekal Siswa, UNPAM Kampus Serang Gelar PKM di SMAN 1 Lebak Wangi
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal
QRISAMLING Jadi Langkah Baru Digitalisasi, BI Banten dan Bapenda Dorong Kepatuhan Pajak
FEKDI x IFSE 2026: Banten Raih Prestasi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah
BI Banten Perkuat Strategi Tekan Inflasi, Dorong Pertanian Modern dan Jaga Stabilitas Harga Pangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Literasi Keuangan Digital Jadi Bekal Siswa, UNPAM Kampus Serang Gelar PKM di SMAN 1 Lebak Wangi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:07 WIB

OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan

Rabu, 30 September 2026 - 23:53 WIB

Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal

Jumat, 25 September 2026 - 22:46 WIB

QRISAMLING Jadi Langkah Baru Digitalisasi, BI Banten dan Bapenda Dorong Kepatuhan Pajak

Berita Terbaru