[BANTENESIA.NET], SERANG – Mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Universitas Pamulang Kampus Kota Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK N 1 Ciruas.
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2025, bertempat di aula sekolah, dan diikuti oleh 30 orang siswa dari berbagai jurusan.
Program ini bertujuan untuk memberikan wawasan sekaligus menumbuhkan semangat belajar siswa dalam menghadapi perkembangan dunia pemasaran berbasis digital yang semakin pesat.
Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Kaprodi Akuntansi SMK Negeri 1 Ciruas, Ibu Pipin Supriyani, S.E., yang memberikan sambutan serta dukungan penuh terhadap terselenggaranya program ini.
Dari pihak Universitas Pamulang, kegiatan dipimpin oleh Bapak Denies Susanto, S.T., M.M. selaku dosen pembimbing.

Selain itu, beberapa dosen lainnya juga hadir dan berperan aktif dalam memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Para mahasiswa yang terlibat bertugas sebagai pemateri sekaligus fasilitator dalam sesi pelatihan.
Dengan mengusung tema “Strategi Digital Marketing Dalam Rangka Meningkatkan Branding dan Promosi Produk Pada Siswa/i SMK N 1 Ciruas”, kegiatan PKM ini berfokus pada pemberian pengetahuan praktis mengenai strategi pemasaran modern yang relevan dengan kebutuhan siswa.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan digital marketing, teknik membangun brand melalui media sosial, hingga strategi promosi produk secara kreatif dan efektif.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, baik penyampaian materi maupun praktik yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMK Negeri 1 Ciruas mampu mengembangkan kemampuan pemasaran digital yang bermanfaat untuk mendukung karya dan produk yang mereka hasilkan.
LatarBelakang
Perkembangan teknologi digital saat ini telah mendorong perubahan besar dalam dunia pemasaran. Digital marketing menjadi salah satu strategi yang paling banyak digunakan oleh pelaku usaha untuk mempromosikan produk secara lebih efektif dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Kondisi ini menuntut generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk memahami dan menguasai keterampilan pemasaran berbasis digital agar mampu bersaing di era modern.

SMK Negeri 1 Ciruas merupakan salah satu sekolah yang mendorong siswanya untuk terus berkarya dan menghasilkan produk kreatif. Namun, tanpa kemampuan branding dan promosi yang tepat, potensi produk siswa sulit dikenal oleh masyarakat luas.
Oleh karena itu, dibutuhkan pembekalan mengenai strategi pemasaran yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa, Mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Universitas Pamulang Kampus Kota Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada edukasi digital marketing.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai cara membangun brand, mengelola media sosial, serta mempromosikan produk secara kreatif dan efektif.
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan siswa SMK Negeri 1 Ciruas dapat meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan strategi pemasaran digital, sehingga mampu memperkuat kualitas produk sekaligus meningkatkan daya saing mereka di dunia usaha maupun industri kreatif.
Kronologi Peristiwa
Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan diawali dengan sambutan dari Ibu Pipin Supriyani, S.E., selaku Kepala Kaprodi Akuntansi SMK Negeri 1 Ciruas untuk mewakili Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Ciruas yang berhalangan hadir pada saat itu.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan serta harapan agar kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru bagi para siswa.
Selanjutnya, Bapak Denies Susanto, S.T., M.M. selaku dosen pembimbing dari Universitas Pamulang membuka kegiatan secara resmi dan memberikan penjelasan singkat mengenai tujuan serta manfaat pelaksanaan PKM bagi siswa maupun lembaga pendidikan.
Setelah acara pembukaan, mahasiswa pelaksana PKM mulai menyampaikan materi pelatihan yang mencakup:
Pengenalan konsep digital marketing dan perannya dalam dunia usaha.
Strategi membangun brand (branding) yang menarik dan mudah dikenal.
Cara memanfaatkan media sosial untuk promosi produk secara efektif.
Tips membuat konten kreatif yang dapat meningkatkan daya tarik produk siswa.
Penyampaian materi berlangsung dengan baik dan berjalan secara interaktif. Pemateri tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga memberikan contoh-contoh sederhana agar siswa lebih mudah memahami isi materi.
Di sela-sela penyampaian materi, pemateri membuka sesi tanya jawab sehingga siswa dapat menanyakan hal-hal yang belum dipahami. Melalui sesi ini, siswa tampak lebih terlibat dan berani mengungkapkan pendapat mereka.
Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, mendengarkan penjelasan dengan saksama, serta aktif menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan dan minat mereka dalam memahami dunia pemasaran digital. ***







