[BANTENESIA.NET] – Ramadan dan Idulfitri 1446 H, Bank Indonesia (BI) kembali menghadirkan program tahunan ‘Semarak Rupiah Ramadan dan Idulfitri’ (SERAMBI) 2025 di Provinsi Banten.
Acara ini resmi dibuka oleh Kepala Perwakilan BI Banten, Ameriza M. Moesa, dalam sebuah seremoni di Riung Sawarna Kantor Perwakilan BI Banten, Rabu (5/3/2025).
Dengan tema “Menjaga Rupiah di Bulan Penuh Berkah”, BI memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar bagi masyarakat selama bulan suci.
Tiga Fokus Utama SERAMBI 2025

Tahun ini, BI mengusung tiga program utama dalam SERAMBI 2025:
- Ketersediaan Rupiah – Memastikan pasokan uang tunai dalam jumlah dan pecahan yang cukup sesuai kebutuhan masyarakat.
- Layanan Kas Prima – Mempermudah akses penukaran uang melalui berbagai titik layanan.
- Edukasi Rupiah – Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara merawat dan mengenali keaslian uang Rupiah.
Kepala Perwakilan BI Banten, Ameriza M. Moesa, menegaskan bahwa tradisi berbagi uang tunai saat Idulfitri (red: salam tempel) masih menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat Indonesia.
Oleh karena itu, BI berkomitmen memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat terpenuhi dengan baik, sekaligus mendorong pemanfaatan transaksi digital seperti mobile banking, internet banking, dan QRIS sebagai alternatif pembayaran yang lebih praktis dan aman.
Penukaran Uang di 52 Lokasi, Bisa Dipesan Online

Dalam rangkaian SERAMBI 2025, BI Banten telah menyiapkan uang baru senilai Rp2,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Layanan penukaran uang tersedia di 52 lokasi yang melibatkan 13 bank, termasuk BRI, BNI, BJB, BCA, BSI, Bank Mandiri, dan Bank Danamon. Selain itu, BI juga menyediakan layanan kas keliling di berbagai titik strategis.
Untuk menghindari antrean panjang, masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang secara online melalui aplikasi PINTAR di www.pintar.bi.go.id.
Kampanye Cinta Bangga Paham Rupiah (CBP Rupiah)
Selain layanan penukaran uang, SERAMBI 2025 juga menjadi momen edukasi tentang pentingnya menjaga Rupiah. Melalui kampanye Cinta Bangga Paham Rupiah (CBP Rupiah), BI mengajak masyarakat untuk merawat uang dengan menerapkan Prinsip 5J (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi).
Selain itu, masyarakat juga diajarkan cara mengenali keaslian uang dengan Prinsip 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) guna menghindari risiko pemalsuan uang.
Dengan berbagai inisiatif ini, BI berharap SERAMBI 2025 tidak hanya membantu masyarakat dalam mendapatkan uang Rupiah yang layak edar, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan memahami mata uang nasional. (*/Pou)








Komentar