[BANTENESIA.NET], SERANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang menorehkan prestasi membanggakan di ajang penilaian pelayanan publik tingkat Provinsi Banten. Instansi ini meraih penghargaan kategori inovasi pelayanan publik dengan kinerja terbaik, menjadikannya satu-satunya daerah yang memperoleh penghargaan tertinggi pada sektor administrasi kependudukan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, di Kabupaten Serang, kami menjadi satu-satunya yang meraih inovasi pelayanan publik terbaik. Kami mendapat juara II dalam kategori inovasi pelayanan publik,” ujar Warnerry, Senin (1/12/2025).
Penghargaan ini diberikan atas program inovatif pelayanan administrasi kependudukan bagi bayi baru lahir yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan. Melalui program tersebut, orang tua tidak lagi harus mengurus dokumen kependudukan secara manual setelah melahirkan.
“Warga cukup pulang membawa bayi, sementara dokumen kependudukan langsung selesai. Prosesnya mudah karena sudah terintegrasi dengan aplikasi digital,” jelas Warnerry.
Program ini telah diterapkan di 61 fasilitas kesehatan, baik rumah sakit, klinik kebidanan, maupun puskesmas. Bahkan, sejumlah rumah sakit besar di luar Kabupaten Serang juga terintegrasi dalam pelayanan tersebut.
“Misalnya RSUD Banten, Rumah Sakit Budi Asih hingga Hermina Serang. Warga Kabupaten Serang tetap bisa mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus ke kantor Disdukcapil,” ungkapnya.
Melalui layanan ini, orang tua dapat langsung membawa pulang dokumen lengkap seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga terbaru, hingga Kartu Identitas Anak (KIA). Persyaratannya pun sederhana, hanya KTP, Kartu Keluarga, dan buku nikah. Bagi pasangan tanpa buku nikah, pelayanan tetap dapat diproses.
Selain memudahkan masyarakat, inovasi tersebut juga mempercepat pembaruan basis data kependudukan. Data kelahiran diinput langsung oleh fasilitas kesehatan pada hari yang sama, sehingga pemerintah memperoleh data secara real-time dan lebih akurat.
“Dengan sistem ini, update data menjadi lebih efektif. Fasilitas kesehatan menginput data kelahiran secara langsung,” tambah Warnerry.
Menurut Warnerry, penghargaan ini merupakan hasil konsistensi dalam pengembangan inovasi layanan. Kemitraan yang awalnya hanya beberapa fasilitas kesehatan kini berkembang pesat.
“Dari awal hanya beberapa mitra, kini dalam satu tahun kami mencapai 61 kemitraan. Ini mencerminkan komitmen kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Dengan raihan prestasi ini, Disdukcapil Kabupaten Serang dinilai berhasil menghadirkan pelayanan kependudukan yang cepat, modern, dan berpihak pada masyarakat. Prestasi tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transformasi layanan publik yang lebih efektif dan digital. (*)








