ASTRA Tol Tamer Gelar Kampanye Safety Driving, Dorong Wisata dan Ekonomi Banten

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ASTRA Tol Tangerang - Merak Menghubungkan Kehidupan Anda. (Foto: Istimewa)

ASTRA Tol Tangerang - Merak Menghubungkan Kehidupan Anda. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET] – ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak (ASTRA Tol Tamer) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan budaya keselamatan berkendara melalui penyelenggaraan Road Safety Campaign & Fun Rally: ‘Safe Journey, Safe Together’.

ASTRA Tol Tangerang – Merak Menghubungkan Kehidupan Anda. (Foto: Istimewa)

Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi lintas lembaga, praktisi keselamatan, komunitas otomotif, dan pelaku industri pariwisata dalam upaya menciptakan perjalanan yang aman serta menggerakkan ekonomi Banten.
Sebagai salah satu ruas tol strategis, Tangerang-Merak memegang peran vital dalam mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga akses menuju destinasi wisata unggulan Banten seperti Anyer-Carita, Tanjung Lesung, Ujung Kulon, hingga kawasan budaya Baduy.

Karena itu, peningkatan kesadaran berkendara menjadi faktor kunci untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan sektor pariwisata.

Dalam sambutannya, Rinaldi, Direktur Operasional ASTRA Tol Tamer menegaskan bahwa keselamatan berkendara bukan sekedar aturan, tetapi ekosistem yang harus dibangun bersama.

ASTRA Tol Tangerang – Merak Menghubungkan Kehidupan Anda. (Foto: Istimewa)

“Keselamatan bukan hanya soal rambu dan kecepatan. Ini tentang kebiasaan, kesadaran, serta kepedulian kita satu sama lain. Satu perjalanan yang aman dapat menggerakkan banyak kehidupan, UMKM, pelaku wisata, hingga industri kreatif di Banten,” ujar Rinaldi.

Rinaldi juga menambahkan bahwa kampanye ini menjadi momen penting menjelang periode Natal dan Tahun Baru, di mana volume kendaraan meningkat dan risiko berkendara turut bertambah.

Sesi edukasi menghadirkan para praktisi keselamatan yang memberi perspektif dari berbagai sudut, dipandu oleh moderator dari NTMC Korlantas Polri membuat ruang diskusi menjadi lebih interaktif dan menarik.

Baca Juga :  Kapolda Banten Bacakan Teks Pancasila pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025

Pembahasan dibuka oleh Sony Susmana, Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), yang menyoroti bahwa keselamatan berkendara berawal dari pola pikir pengemudi.

Ia menegaskan bahwa kecelakaan umumnya terjadi bukan karena kecepatan, tetapi karena kurangnya antisipasi terhadap risiko.

ASTRA Tol Tangerang – Merak Menghubungkan Kehidupan Anda. (Foto: Istimewa)

“Keselamatan selalu berawal dari diri sendiri. Ketika kita membangun kebiasaan mengemudi yang benar, kita bukan hanya melindungi diri, tetapi juga menjaga orang-orang di sekitar kita,” ujar Sony.

Masih dari aspek perilaku, pandangan tersebut diperkuat oleh Ine Rosdiana, pembalap sekaligus penggiat keselamatan berkendara.

Melanjutkan pemaparan Sony, ia menekankan bahwa kemampuan teknis tidak akan berarti tanpa pengendalian diri.

“Di jalan tol, kita melaju dengan kecepatan tinggi tanpa mengetahui kondisi setiap pengemudi di sekitar kita. Itulah mengapa kontrol diri, menjaga jarak, dan antisipasi serta kewaspadaan harus lebih kuat daripada saat berada di sirkuit,” jelas Ine, menegaskan bahwa disiplin dan etika berkendara merupakan faktor utama yang sering kali dilupakan.

Menghubungkan perilaku dengan perkembangan industri otomotif, sesi dilanjutkan dengan perspektif teknis dari Gesang Pranoto, Technical Support Specialist Auto2000.

Ia menjelaskan bahwa teknologi keselamatan pada kendaraan modern hanya akan efektif bila dikombinasikan dengan kewaspadaan pengemudi.

“Perubahan budaya mengemudi dari kendaraan konvensional menuju kendaraan elektrik, membawa penyesuaian baru” ungkap Gesang.

Ia (Gesang) juga menambahkan agar sebelum berkendara, pengemudi perlu pastikan kendaraan dalam kondisi layak pakai dan seluruh sistem keselamatannya berfungsi dengan baik. Karena ketika faktor keselamatan, berdampak bukan hanya pada performa mobil, tetapi juga langsung pada keamanan di perjalanan Keseluruhan rangkaian pemaparan narasumber menggambarkan bahwa aspek manusia, teknologi, dan edukasi saling melengkapi.

Baca Juga :  Keberkahan Anak Bangsa: Mantan Napiter Banten Berbagi Kebaikan di Bulan Suci Ramadan

Ketiganya menjadi pilar yang tidak dapat dipisahkan dalam menciptakan pengalaman berkendara yang lebih aman, nyaman, dan bertanggung jawab di jalan tol.

Setelah mengupas pentingnya perilaku pengemudi dan pemanfaatan teknologi kendaraan, diskusi bergeser pada dampak yang lebih luas yakni bagaimana keselamatan jalan turut memengaruhi pergerakan masyarakat dan denyut ekonomi daerah.

Karena keselamatan yang baik di jalan tol berpengaruh langsung terhadap minat wisatawan untuk berkunjung ke Banten.

Dalam kesempatan ini, Ashok Kumar, Ketua PHRI Banten, menegaskan hubungan strategis antara keamanan perjalanan dan daya tarik daerah.

“Keselamatan di jalan tol bukan hanya urusan pengemudi atau kendaraan, ini adalah tanggung jawab bersama. Ketika human error bisa dikurangi dan kendaraan berfungsi baik, maka kualitas perjalanan meningkat, dan dampaknya terasa hingga sektor pariwisata. Jalur Tol Tamer menciptakan aksesibilitas yang aman, nyaman, dan terprediksi. Semakin disiplin kita berkendara, semakin besar multiefeknya pada pergerakan ekonomi di Banten,” ungkap Ashok.

Stabilitas perjalanan wisata yang aman berperan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi sektor perhotelan, kuliner, pengrajin lokal, serta pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidup pada mobilitas wisatawan.

Baca Juga :  Kuota KPR FLPP Segera Ludes, Pengembang Rumah Subsidi Menjerit

Tidak hanya menghadirkan sesi talkshow, rangkaian acara Road Safety Campaign & Fun Rally juga diperkaya dengan momen apresiasi bagi para peserta Ecopreneur Competition, sebuah inisiatif pemberdayaan masyarakat yang bertujuan mendorong inovasi berkelanjutan dan solusi ramah lingkungan di sektor transportasi dan pariwisata.

Para pemenang dan finalis menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam menghasilkan gagasan yang sejalan dengan komitmen ASTRA terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam penguatan ekosistem berkelanjutan di wilayah Banten.

Pada kesempatan yang sama, ASTRA Tol Tamer turut memberikan apresiasi kepada pengguna jalan setia, dari kendaraan golongan I hingga golongan V sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan serta konsistensi mereka dalam mendukung operasional layanan jalan tol.

Penghargaan ini diharapkan dapat mempererat hubungan baik antara Perusahaan dan pengguna jalan yang menjadi bagian penting dalam kesinambungan layanan serta peningkatan kualitas perjalanan di ruas Tangerang-Merak.

Kami berharap bahwa rangkaian kegiatan ini bukan hanya menjadi agenda tahunan, melainkan katalis yang menumbuhkan budaya baru, yaitu ‘Budaya peduli, Budaya tertib, dan Budaya Selamat’.

Dengan kolaborasi lintas sektor, edukasi keselamatan yang berkelanjutan, dan partisipasi aktif masyarakat, perjalanan di ruas Tol Tangerang-Merak diharapkan semakin aman, nyaman, dan memberikan manfaat luas bagi seluruh ekosistem, mulai dari pengguna jalan, pelaku usaha, hingga masyarakat lokal yang menggantungkan mata pencahariannya pada mobilitas dan perkembangan pariwisata Banten. (*/Pou)

Berita Terkait

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas
Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan
Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan
DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap
MSC Season 5: Jangan Berhenti di Piala, Jadikan Investasi Karakter dan Prestasi
Swasembada Pangan di Kabupaten Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani
DOBBRAK Banten Soroti Implementasi Perpres Perlindungan Driver Online, Dorong Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen
Polda Banten Sambut Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Wujud Kepercayaan Negara atas Kinerja Polri

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:33

Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:01

DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:19

MSC Season 5: Jangan Berhenti di Piala, Jadikan Investasi Karakter dan Prestasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:30

Swasembada Pangan di Kabupaten Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani

Berita Terbaru

Mahasiswa Prodi Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Hukum UNPAM Serang, Chandra Wiguna Pramudiptha. (Foto: Istimewa)

OPINI

Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:52