Pesta Rakyat 2026 di Monas Jadi Ajang Emas Brand Lokal Banten Tembus Pasar Nasional

- Redaktur

Selasa, 31 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesta Rakyat Perdana di Monas: 15 Brand Banten Tampil, UMKM Lokal Naik Kelas. (Foto: Istimewa)

Pesta Rakyat Perdana di Monas: 15 Brand Banten Tampil, UMKM Lokal Naik Kelas. (Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], Jakarta – Semangat perayaan bulan kemerdekaan tahun ini terasa berbeda dengan digelarnya Pesta Rakyat perdana yang dipusatkan di Monumen Nasional. Acara yang diinisiasi pemerintah melalui Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet ini tidak hanya menghadirkan hiburan rakyat, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal melalui sektor Ekonomi Kreatif (Ekraf).

Pesta Rakyat Perdana di Monas: 15 Brand Banten Tampil, UMKM Lokal Naik Kelas. (Foto: Istimewa)

Pesta Rakyat tersebut menjadi panggung utama bagi pelaku ekraf dari berbagai daerah, termasuk delegasi unggulan dari Provinsi Banten. Dalam momentum ini, Banten Creative Festival (BCF) tampil membawa misi besar dengan melibatkan 15 brand lokal pilihan yang mewakili beragam subsektor industri kreatif.

Baca Juga :  Pesta Rakyat IM3: Perayaan Merdeka dengan Freedom Internet yang Seru dan Meriah

Sebanyak 42.000 produk ekraf yang dikemas dalam 14.000 paket khusus dihadirkan untuk para pengunjung. Produk-produk tersebut mencakup berbagai kategori, mulai dari apparel, active wear, hingga modest fashion. Kehadiran brand asal Banten ini menjadi bukti nyata bahwa produk daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

Adapun brand yang turut berpartisipasi antara lain Beger Brand, Flame Active, RZQ Active, V3 Hijab, Resnlight, Brigata, Womenwear, ZEGO, Despelwijk, RKLB, Impact Wearhouse, Astronkido, Thirty Three Supply, Vika, dan Ifa Sport.

Pesta Rakyat Perdana di Monas: 15 Brand Banten Tampil, UMKM Lokal Naik Kelas. (Foto: Istimewa)

Ketua Forum Ekonomi Kreatif (Fekraf) Banten sekaligus Founder BCF, M. Irfan yang akrab disapa Koyong, menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemerintah pusat, khususnya Prabowo Subianto, yang telah memberikan ruang luas bagi UMKM daerah untuk tampil di ajang berskala nasional.

Baca Juga :  Gerakan Earth Hour: Hotel Aston di Banten Menyuarakan Perlindungan Lingkungan Hidup

“Terima kasih banyak Bapak Presiden Prabowo atas acara Pesta Rakyat di Monas 28 Maret 2026. Ini benar-benar menjadi mood booster sekaligus peluang emas bagi kami para pelaku UMKM lokal untuk unjuk gigi dan naik kelas,” ujar Koyong dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Ia juga mengapresiasi peran Sekretariat Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara, serta Kementerian UMKM yang telah memfasilitasi keterlibatan para pengusaha muda dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Juicy Luicy Hentak Panggung BCF 2024, Warga Banten Terpukau
Pesta Rakyat Perdana di Monas: 15 Brand Banten Tampil, UMKM Lokal Naik Kelas. (Foto: Istimewa)

Keberhasilan penyelenggaraan Pesta Rakyat ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi kegiatan serupa di berbagai daerah di Indonesia. Upaya ini dinilai penting untuk mendorong pemerataan ekonomi serta meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk lokal.

“Semoga acara ini bisa terus digelar setiap tahun dan diperluas ke daerah-daerah lain, sehingga membuka lebih banyak peluang dan tentu saja mendatangkan keuntungan bagi pelaku usaha,” tutup Koyong optimistis.

Pesta Rakyat di Monas pun menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan sektor kreatif dalam merayakan kemerdekaan, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan menuju Indonesia Maju. (*/Cipz)

Berita Terkait

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV
Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan
Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:45 WIB

DPRD Banten Dorong Reformasi Birokrasi, Empat Agenda Penataan OPD Masuk Pembahasan Pansus IV

Minggu, 1 November 2026 - 22:09 WIB

Imigrasi Serang Hadirkan Layanan Pasporia di Jawara Banten Run 5K, Permudah Masyarakat Urus Paspor pada Akhir Pekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Berita Terbaru