[BANTENESIA.NET], SERANG – Empat siswa Sekolah Menengah Kejuruan Islam Cendikia (SMKIC) Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, sukses mengharumkan nama Indonesia setelah meraih juara dalam kompetisi robotik internasional atau International Robothon 2025 yang digelar di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, Minggu (23/11/2025).
Keempat siswa berprestasi tersebut adalah Riyan Hidayatulloh, Haris Ramdhan, Muhamad Pahri Eka, dan Rendi Rifandi, yang berasal dari Kelas XI dan XII Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Dalam perjalanan mereka menuju panggung juara, para siswa ini mendapatkan pendampingan intensif dari para guru pembimbing: Sulhah, Gina Nurfazriah, Mufid Rizal S., dan Muhamad Fahmi.

Kompetisi bergengsi yang mengusung tema ‘The International Robothon Unites Asia’s Finest Robotics Teams, Where The Region’s Elite Innovators Battle For Glory And Their Place On The Winners’ Podium’ ini diikuti oleh 90 peserta dari berbagai negara, termasuk Vietnam, Malaysia, Filipina, Thailand, India, Korea Utara, Singapura, hingga Saudi Arabia. Indonesia sendiri mengirimkan 19 peserta yang terbagi dalam empat kategori lomba.
Keberhasilan empat siswa SMKIC ini pun menjadi sorotan karena mampu bersaing dengan para inovator muda terbaik dari Asia.
Kepala SMKIC, Dindin Zenal Mutakin, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian para siswa. Menurutnya, prestasi ini akan menjadi motivasi besar bagi seluruh peserta didik SMKIC untuk berani berkompetisi dan meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dindin menjelaskan bahwa kompetisi robotik internasional ini digelar rutin setiap tahun. Tahun sebelumnya dilaksanakan di Bangkok, Thailand, dan tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah.
Meski waktu persiapan tergolong singkat, para siswa tetap mampu tampil optimal berkat bimbingan intensif dari para guru dan dukungan instruktur dari PT Asaba Jakarta, mitra kerja SMKIC.
“Persiapan menghadapi kompetisi dimulai dari magang guru, mendatangkan guru tamu, pelatihan rutin bagi siswa, hingga pembinaan intensif di Jakarta,” ungkap Dindin.
Tak berhenti di sini, SMKIC sudah menargetkan untuk kembali berpartisipasi di ajang internasional tahun depan, yakni International Robothon di Vietnam.

Dindin berharap seluruh siswa SMKIC terus mengikuti perkembangan teknologi di era digital dan mampu bersaing di kancah yang lebih luas.
“Insya Allah ke depan kami akan mengembangkan teknologi robot dan menjadikan SMKIC sebagai pusat robotik,” tegasnya.
Dengan raihan prestasi tahun ini, Dindin optimistis bahwa semakin banyak siswa SMKIC yang terinspirasi untuk menorehkan prestasi di berbagai kompetisi, baik lokal, nasional, maupun internasional. (*/Pou)







