Pertama di Banten, Naik Bus Tayo di Tangerang Kini Bisa Bayar Cukup dengan Tap Ponsel

- Redaktur

Rabu, 20 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Launching QRIS Tap Transportasi Publik, Bus Tayo Kota Tangerang. (Foto: Bantenesia)

Launching QRIS Tap Transportasi Publik, Bus Tayo Kota Tangerang. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET], KOTA TANGERANG – Kota Tangerang kembali mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Banten yang menghadirkan layanan pembayaran transportasi publik tanpa uang tunai maupun scan barcode.

Cukup dengan sekali tap ponsel, masyarakat sudah bisa menikmati perjalanan menggunakan bus Tayo.

Launching QRIS Tap Transportasi Publik, Bus Tayo Kota Tangerang. (Foto: Bantenesia)

Inovasi ini resmi diluncurkan dalam acara Launching QRIS Tap Transportasi Publik yang digelar, Rabu (20/8/2025), hasil kolaborasi antara Bank Indonesia (BI) Banten, Pemerintah Kota Tangerang, dan BCA.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten, Ameriza M Moesa, menegaskan bahwa QRIS Tap menjadi terobosan penting bagi percepatan digitalisasi di Banten.

Baca Juga :  BI & Pemprov Kolaborasi Hadapi Lonjakan Jelang Nataru, Banten Perkuat Pasokan Pangan dan Jalur Distribusi

“Ini momentum penting. Tangerang Raya selalu inovatif dan memimpin dalam hal digitalisasi. Penggunaan QRIS di Banten pun tertinggi di wilayah ini,” ujarnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Banten, Ameriza M Moesa. (Foto: Bantenesia)

Menurutnya, teknologi ini tak hanya relevan untuk transportasi, tetapi juga bisa dikembangkan untuk sektor lain seperti parkir, retribusi pasar, hingga penyeberangan Merak–Bakauheni dan layanan kereta

Kepala Deputi BI Banten, Agus Sumirat saat QRIS Tap di Bus Tayo Kota Tangerang. (Foto Bantenesia)

“Harapan kami, digitalisasi pembayaran bersifat inklusif. Generasi muda jarang bawa uang tunai, uang mereka ada di ponsel. Dengan QRIS Tap, Tangerang semakin dekat menjadi smart city,” tambahnya.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Banten Triwulan I 2024: Meningkat, Meski Melambat

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan menyambut positif inovasi ini.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan. (Foto: Bantenesia)

“Hanya dengan satu sentuhan, transaksi selesai. Sama seperti di negara-negara maju yang lebih dulu menerapkan sistem ini. Kami berkolaborasi agar Tangerang semakin layak dikunjungi dengan layanan publik yang modern,” katanya.

Ia juga menyebutkan, saat ini 40 unit bus Tayo sudah siap diakses menggunakan sistem QRIS Tap.

Dukungan penuh juga datang dari BCA. Senior Vice President PT Bank Central Asia, Esther Meliana, menilai hadirnya QRIS Tap akan semakin memudahkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Tiga Paslon Presiden-Wakil Presiden 2024-2029 Sepakat Lanjutkan Program Hilirisasi dengan Prinsip-Prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola
Senior Vice President PT Bank Central Asia, Esther Meliana. (Foto: Bantenesia)

“QRIS Tap adalah sistem terbaru yang diluncurkan 14 Maret 2025 lalu. Kami berterimakasih kepada Pemkot Tangerang dan BI. Sejak awal BCA berkomitmen memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Sebelumnya, sistem QRIS Tap telah lebih dulu diperkenalkan di Yogyakarta dan Bali. Setelah Tangerang, layanan serupa rencananya akan diperluas ke Surabaya dan kota-kota lain di Indonesia.

Dengan adanya QRIS Tap, Kota Tangerang kini bukan hanya sekadar pusat mobilitas, tetapi juga pionir digitalisasi transportasi publik di Banten. (Pou)

Berita Terkait

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian
Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar
KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi
Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern
Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026
Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Berita Terbaru

(Foto: Istimewa)

Olahraga

Bersiap! Menjadi Bagian dari PLN Mobile Jawara Run 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:54 WIB

(Foto: NET)

OPINI

Pentingnya Mengetahui Hukum bagi Gen Z

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:10 WIB