[BANTENESIA.NET] – Serah terima simbolis hasil Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahap 1 digelar di Kampung Malang Nengah, Desa Lebak, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Rabu (9/10).
Program ini diinisiasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC) dengan tujuan meningkatkan efektivitas tata kelola air irigasi bagi para petani di wilayah tersebut.
Dalam acara ini, Kepala Desa Ciomas, Arudji Karta Winata, menyampaikan rasa syukurnya atas keberadaan program P3-TGAI.
“Program ini sangat positif, khususnya untuk para petani. Alhamdulillah, masyarakat, termasuk para ibu-ibu, juga turut membantu dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Arudji berharap program ini mampu meningkatkan hasil produksi pertanian di desanya, yang saat ini berkisar di angka 4 ton per hektar.
“Mudah-mudahan dengan adanya program ini, hasilnya bisa meningkat menjadi 5 ton per hektar. Karena sering kali padi kekurangan air saat mulai berbuah, dan program ini diharapkan bisa mengatasi masalah itu,” harapnya.
Program P3-TGAI di wilayah tersebut mencakup lahan seluas 30 hektar. Namun, Arudji menyebutkan masih ada sekitar 15 hektar sawah lain yang membutuhkan irigasi tambahan.
“Dengan adanya program ini, saya sangat senang. Semoga benar-benar bermanfaat bagi para petani,” tambahnya.
Sebagai informasi lain, acara serah terima ini turut dihadiri oleh Kepala BBWSC, Ketut Jayada, perwakilan dari Dinas PUPR Provinsi Banten dan Kabupaten Serang, serta Tokoh Masyarakat dan Kelompok Tani setempat.
Para tamu undangan berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi peningkatan kesejahteraan petani melalui pengelolaan air yang lebih baik. (*/Pou)








Komentar