KSI Kembangkan Kawasan Industri di Serang, Tokoh Masyarakat Anyer Pertanyakan Partisipasi Publik

Kamis, 13 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI), anak usaha PT Krakatau Steel Tbk., mengumumkan rencana pengembangan kawasan industri III di wilayah Serang, termasuk beberapa desa di Kecamatan Anyar.

Proyek besar ini diharapkan dapat membawa manfaat ekonomi, namun sidang pertama Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Rabu (12/6) di Hotel Mambruk Anyer, menuai kritik dari tokoh masyarakat setempat.

Tokoh muda dari Kecamatan Anyar, Hidayatullah SE, menyayangkan kurangnya partisipasi masyarakat dalam sidang Amdal tersebut.

“Saya sangat menyayangkan adanya pertemuan tersebut, informasi yang saya dapatkan, masyarakat yang hadir pada agenda tersebut tidak melibatkan perwakilan masyarakat di 12 Desa di Anyar,” ungkapnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Pemkab Serang Beri Pelatihan Pengolahan Ikan Bagi Penyandang Disabilitas

Pertemuan yang hanya melibatkan beberapa elemen masyarakat dari Desa Anyar, Desa Grogol Indah, dan Kosambi Ronyok dianggap tidak mewakili keseluruhan suara masyarakat.

Hidayatullah menekankan pentingnya keterlibatan lebih luas, bukan hanya dari desa-desa yang menjadi titik proyek, tetapi juga desa-desa tetangga yang turut merasakan dampak pembangunan.

“Project ini kan seharusnya melibatkan bukan hanya dari 3 Desa tersebut, tapi juga keterwakilan masyarakat sekitar dari 3 Desa tersebut, sebab dampak projectnya sudah pasti akan dirasakan juga oleh desa tetangganya,” jelas Hidayatullah.

Baca Juga :  PSU Pilkada Kabupaten Serang, GUS BAHA: Siap Raih Kembali Kemenangan Telak

Meskipun demikian, Hidayatullah menyambut baik keberadaan industri di Kecamatan Anyar yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Namun, ia menekankan agar PT KSI sebagai pemrakarsa proyek lebih teliti dan partisipatif dalam mengelola dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan.

“Saya menyambut baik adanya industri masuk ke Kecamatan Anyar yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya, terutama di Kecamatan Anyar, tetapi saya menekankan agar pihak perusahaan bisa lebih aktif dan partisipatif dalam mengelola dampaknya, baik lingkungan maupun sosial,” pungkasnya.

Baca Juga :  Gasak Rp 65 Juta, Pelaku Penjambretan di Toko Sembako di Serang Terekam CCTV

Diketahui, dalam spanduk kegiatan Konsultasi Publik ‘Rencana Pengembangan Kawasan Industri Krakatau (KIK) III’ tersebar di beberapa titik. Di Kecamatan Anyar, spanduk tersebut terlihat di Desa Kosambi Ronyok, Grogol Indah, dan Anyar. Selain itu, di Mancak; Desa Waringin dan Winong, Kabupaten Serang, serta Kecamatan Ciwandan (Kelurahan Gunung Sugih), Kota Cilegon, Banten.

Pengembangan kawasan industri ini menandai langkah maju dalam upaya meningkatkan industrialisasi di wilayah Banten, namun menyoroti pentingnya partisipasi publik dan pengelolaan dampak yang menyeluruh demi kesejahteraan masyarakat. (*/Pou)

Berita Terkait

BI Banten dan PLN Indonesia Power Ubah Limbah Uang Rupiah Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik
Lokakarya KKM UPG Jadi Momentum Dorong Ekonomi Masyarakat Kota Serang
Terpilih Aklamasi, Ratu Siti Romlah Kembali Pimpin PW IPEMI Banten Periode 2026–2031
Meriahkan HUT Ke-81 RI, DPKPP Pandeglang Gelar berbagai Lomba Hingga Hias Kantor Pakai Barang Bekas
Viral Isu Kemacetan HAN 2026 Kabupaten Serang, Desi Ferawati: Bukti Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi
20.000 Anak PAUD dan SD Ikuti Gerakan Makan Tanpa Drama di Kabupaten Serang, Perkuat Kampanye Hidup Sehat dan Cegah Stunting
JBB Dukung Kebijakan Pemerintah Siap Menjaga Kamtibmas, Ketum Dahru Taufik: Hirup Rukun Ulah Aya Pasea, Ulah Pake Otot tapi Pake Otak
Sekjen DPP APDESI Merah Putih: Jaga Kekompakan, Dukung Ketua Terpilih Demi Kemajuan Organisasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:41 WIB

BI Banten dan PLN Indonesia Power Ubah Limbah Uang Rupiah Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Lokakarya KKM UPG Jadi Momentum Dorong Ekonomi Masyarakat Kota Serang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, DPKPP Pandeglang Gelar berbagai Lomba Hingga Hias Kantor Pakai Barang Bekas

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:15 WIB

Viral Isu Kemacetan HAN 2026 Kabupaten Serang, Desi Ferawati: Bukti Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:56 WIB

20.000 Anak PAUD dan SD Ikuti Gerakan Makan Tanpa Drama di Kabupaten Serang, Perkuat Kampanye Hidup Sehat dan Cegah Stunting

Berita Terbaru