Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Selasa, 14 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[BANTENESIA.NET] – Dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga dengan baik. Menurut OJK, ini didukung oleh likuiditas yang memadai dan tingkat permodalan yang kuat, meskipun ada peningkatan ketidakpastian global akibat ketegangan geopolitik.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyoroti bahwa ketidakpastian ini juga diperburuk oleh tren penurunan inflasi global yang lebih rendah dari ekspektasi pasar, sehingga menimbulkan tekanan di pasar keuangan internasional.

“Ketidakpastian ini disertai dengan trajektori penurunan inflasi yang berada di bawah ekspektasi pasar,” ujar Mahendra pada Senin (13/5).

Baca Juga :  Pertama di Banten, Naik Bus Tayo di Tangerang Kini Bisa Bayar Cukup dengan Tap Ponsel

Situasi di Amerika Serikat juga mendapat perhatian. Produk Domestik Bruto (PDB) AS melambat sebesar 1,6 persen dari kuartal sebelumnya, turun dari 3,4 persen.

“Ini merupakan penurunan terendah dalam dua tahun terakhir, disebabkan oleh peningkatan impor yang signifikan. Meski begitu, kinerja ekonomi AS masih menunjukkan tanda-tanda penguatan yang lebih tinggi dari ekspektasi semula,” jelas Mahendra.

Penguatan ekonomi AS memicu ekspektasi bahwa suku bunga di negara tersebut akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, mengurangi peluang pemotongan tingkat Fed Fund Rate (FFR) dalam waktu dekat. Di sisi lain, Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Sentral Inggris (BoE) menghadapi dilema antara pertumbuhan ekonomi yang rendah dan inflasi tinggi, dengan pasar memprediksi bahwa mereka akan menurunkan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  OJK Banten Perkuat Literasi Keuangan, Bentengi Masyarakat dari Risiko Investasi Digital

Di dalam negeri, Mahendra menyebut inflasi inti mengalami peningkatan yang mengindikasikan pemulihan permintaan selama periode pemilu dan bulan Ramadan. Sektor manufaktur juga menunjukkan peningkatan kinerja, didorong oleh naiknya volume pesanan dan produksi baru.

“Penguatan tersebut terefleksi dari peningkatan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2024 menjadi 5,11 persen yoy dibandingkan pertumbuhan di kuartal IV 2023 sebesar 5,04 persen,” katanya.

Baca Juga :  Sarapan Sat-Set! Menu Ricebowl Nahdi Cuma Rp12.000

Namun, OJK juga mengingatkan akan potensi normalisasi pertumbuhan ekonomi setelah periode Pemilu dan Ramadan berakhir, serta dampak dari normalisasi harga komoditas yang dapat menekan pertumbuhan ekspor. Mahendra menegaskan bahwa perhatian lebih perlu diberikan pada faktor-faktor ini untuk menjaga stabilitas ekonomi ke depan.

Dengan demikian, meskipun ada tantangan global dan domestik, OJK tetap optimis terhadap prospek stabilitas keuangan nasional berkat kebijakan strategis yang diterapkan secara konsisten dan adaptif. (*/Pou)

Berita Terkait

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian
Bank Indonesia Banten: KKB x BIF 2026 Lampaui Target Transaksi, Tembus Rp15,85 Miliar
KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi
Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern
Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026
Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kesejahteraan Petani Padi, OJK dan Pemkab Lebak Bersinergi Pembiayaan dan Hilirisasi Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KKB x BIF 2026 Soroti Potensi Kopi Robusta Banten dan Tren Bisnis Kedai Kopi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Dari Etalase Lokal ke Rak Nasional, UMKM Banten Siap Tembus Pasar Ritel Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Percepat Investasi melalui BIF 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026

Berita Terbaru