[BANTENESIA.NET] – Bakal calon (Bacalon) Gubernur Banten dari jalur independen, Ratu Ageng Rekawati, memenuhi undangan Ta’aruf dan Penyampaian Visi Misi di kantor DPW PKB Provinsi Banten, Senin (20/5).
Dengan pengawalan ‘pasukan hitam-hitam’. Kedatangannya disambut langsung oleh Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzia, beserta jajaran pengurus partai.
Putri tokoh budaya dan silat Banten, Abah Tb Sangadiah, ini menyampaikan visi dan misinya di hadapan para panelis dan petinggi PKB selama sekitar 30 menit.
Dalam paparannya, Ratu Ageng Rekawati, menekankan pentingnya sinergi antara dirinya dan PKB untuk kemajuan Banten.
“Saya datang bersilaturahmi dengan PKB karena PKB adalah partainya para ulama dan kiai, baik di tingkat nasional maupun di Banten. Sebagai anak dari seorang tokoh sekaligus kiai, sudah seharusnya saya menjaga hubungan baik dengan para ulama di sini,” ujarnya penuh semangat.
Wanita cantik ini juga yang akrab disapa Reka, menegaskan bahwa sektor Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan, dan kesehatan menjadi prioritas utamanya.
“Banten terkenal dengan masyarakat yang agamis dan religius. Kita harus memperbaiki SDM dengan jiwa religius, karena jika didasari nilai-nilai agama, segala sektor seperti pendidikan, perekonomian, dan kesehatan akan tertata dengan baik,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan pentingnya pendidikan yang layak dan sarana prasarana yang memadai untuk menciptakan SDM unggul yang mampu membuka lapangan kerja.
“Banten sudah 24 tahun, sudah waktunya bangkit dan sejajar dengan provinsi lainnya. Kita harus menciptakan masyarakat sejahtera dengan banyak peluang kerja dan tanpa pengangguran,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai dukungan partai lain, Reka menyebutkan bahwa sudah ada beberapa partai yang menjalin komunikasi.
”Kita lihat ke depannya, inshaAllah kita semua bisa memberikan yang terbaik untuk Provinsi Banten,” tutupnya.
Kehadiran Ratu Ageng Rekawati di DPW PKB Banten ini menandai langkah penting dalam perjalanan politiknya menuju kursi Gubernur Banten, dengan harapan dapat membawa perubahan signifikan bagi provinsi yang memiliki taglone ‘Jawara’ ini. (Pou)







