OJK Jabodebek & Banten Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Literasi Keuangan dan Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 16 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabodebek & Provinsi Banten terus memperkuat sinergi dengan insan pers dalam mendorong Literasi Keuangan dan Stabilitas Ekonomi. (Foto: Bantenesia)

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabodebek & Provinsi Banten terus memperkuat sinergi dengan insan pers dalam mendorong Literasi Keuangan dan Stabilitas Ekonomi. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET], TANGERANG SELATAN – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) dan Provinsi Banten terus memperkuat sinergi dengan insan pers dalam menyebarkan informasi yang akurat, transparan, dan berimbang kepada masyarakat.

Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Bincang Santai Media, Jum’at (15/8/2025) di salah satu Resto di Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala OJK Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) Edwin Nurhadi, Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma, serta Direktur OJK Jabodebek Misran Pasaribu dan Nuning Isnainijati.

Dalam sambutannya, Edwin Nurhadi menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor jasa keuangan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Akan Lakukan Coaching Clinic di Bandung (Wingdik 800/Pasgat), Kolonel Pas Helmi Ardianto Nange Bertemu Atlet Juara Dunia Skydiving
Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi. (Foto: Bantenesia)

“Dengan kolaborasi yang solid, kita tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan merata. Prinsip no one is left behind harus menjadi pijakan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Adi Dharma menekankan peran vital media dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan.

“Media bukan hanya mitra publikasi, tetapi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat. Informasi yang akurat dan mudah dipahami akan membantu masyarakat memanfaatkan layanan keuangan dengan bijak,” tegasnya.

Acara yang dihadiri puluhan jurnalis ini juga menjadi ajang penyampaian data strategis terkait perkembangan perekonomian Banten. Berdasarkan data BPS, pada triwulan II-2025, perekonomian Banten tumbuh 5,33 persen (yoy), lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya (5,19 persen) serta melampaui pertumbuhan nasional (5,12 persen).

Baca Juga :  PWRI Provinsi Banten Gelar Rapat Pembinaan Organisasi: Perkuat Peran Wredatama di Tingkat Daerah
Kepala OJK Provinsi Banten, Adi Dharma. (Foto: Bantenesia)

Pertumbuhan ini didorong oleh sektor industri pengolahan—khususnya makanan dan minuman, kulit dan alas kaki, logam dasar, hingga barang elektronik dan optik—serta keberlanjutan proyek infrastruktur strategis seperti Tol Serang–Panimbang dan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg.

Dari sisi sektor jasa keuangan, OJK mencatat tren positif. Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Banten mencapai Rp299,71 triliun, sementara penyaluran kredit sebesar Rp221,96 triliun. Kredit terbesar disalurkan untuk sektor kepemilikan rumah tinggal, multiguna, serta perdagangan besar dan eceran.

Minat investasi masyarakat juga meningkat, tercermin dari bertambahnya jumlah investor pasar modal dan kepemilikan saham. Industri pembiayaan pun mencatat pertumbuhan meski tetap diiringi dengan penguatan mitigasi risiko.

Baca Juga :  Ameriza Ma’ruf Moesa Gantikan Imaduddin Sahabat, Menjabat KPw BI Banten

Hingga Juni 2025, OJK Banten menerima 1.315 pengaduan dari masyarakat terkait layanan keuangan. Seluruh laporan ditangani sesuai prosedur dengan menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan kepastian penyelesaian.

Kegiatan Bincang Santai Media ini akan digelar secara rutin sebagai bentuk komitmen OJK dalam membangun kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi. OJK Banten pun mengajak insan media terus berperan aktif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

“Dengan literasi yang kuat, masyarakat akan semakin cerdas dan berdaya dalam mengelola keuangannya,” tutup Adi Dharma. (*/Pou)

Berita Terkait

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas
Mahasiswa Administrasi Negara Pelajari Penerapan SOP dalam Pelayanan Pelanggan
FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran
Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap
MSC Season 5: Jangan Berhenti di Piala, Jadikan Investasi Karakter dan Prestasi
Swasembada Pangan di Kabupaten Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:52

Mahasiswa Magang UNPAM Pelajari Peran Dinas Perhubungan dalam Meningkatkan Kelancaran Arus Lalu Lintas

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:14

FERBA dan QJI 2026, Bank Indonesia Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:33

Polda Banten Bongkar Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Orang Diamankan

Senin, 6 Juli 2026 - 21:49

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Senin, 6 Juli 2026 - 09:01

DPRD Kabupaten Serang Dorong Percepatan Puspemkab, Penyerahan Aset ke Kota Serang Dilakukan Bertahap

Berita Terbaru

Mahasiswa Prodi Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Hukum UNPAM Serang, Chandra Wiguna Pramudiptha. (Foto: Istimewa)

OPINI

Masa Depan Lulusan Sistem Komputer di Dunia Kerja

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:52