[BANTENESIA.NET] – Chelsea FC mengawali tahun 2026 dengan keputusan besar. Klub raksasa Liga Inggris itu resmi memecat Enzo Maresca dari jabatan pelatih kepala, sebagaimana diumumkan melalui laman resmi klub pada Kamis.
Kabar pemecatan Maresca sejatinya telah santer beredar dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa laga melawan Manchester City pada Minggu (4/1/2026) berpotensi menjadi pertandingan terakhirnya bersama The Blues.
Dalam pernyataan resminya, Chelsea mengonfirmasi berakhirnya kerja sama dengan pelatih asal Italia tersebut.
“Chelsea Football Club dan pelatih kepala Enzo Maresca telah resmi mengakhiri kerja sama. Selama masa kepemimpinannya, Enzo berhasil membawa tim meraih kesuksesan di Liga Conference dan Piala Dunia Antarklub,” tulis Chelsea melalui akun Instagram resmi klub.
Chelsea menegaskan bahwa pencapaian tersebut akan selalu tercatat dalam sejarah klub dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi Maresca selama menukangi tim London Barat tersebut.
“Pencapaian itu akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah klub ini. Kami mengucapkan terima kasih atas sumbangsih Enzo bagi Chelsea,” lanjut pernyataan tersebut.
Keputusan ini diambil di tengah upaya Chelsea mengejar sejumlah target krusial musim ini, termasuk ambisi mengamankan tiket Liga Champions.
“Dengan sejumlah target penting yang masih dikejar di empat kompetisi, Enzo dan pihak klub meyakini bahwa perubahan ini merupakan peluang terbaik untuk membawa musim kembali ke jalur yang tepat,” tambah Chelsea.
Enzo Maresca ditunjuk sebagai pelatih Chelsea pada Juli 2024 dengan kontrak berdurasi lima tahun. Debutnya diwarnai kekalahan 0-2 dari Manchester City, sebelum meraih kemenangan perdana saat Chelsea menghancurkan Wolverhampton Wanderers 6-2.
Puncak prestasi Maresca datang pada Mei 2025 ketika ia mempersembahkan trofi Liga Conference setelah Chelsea mengalahkan Real Betis 4-1 di partai final. Dua bulan berselang, Maresca kembali mencatat sejarah dengan membawa The Blues menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025 usai menundukkan Paris Saint-Germain 3-0 di laga puncak.
Namun, periode manis tersebut perlahan memudar. Chelsea terpuruk setelah menjalani tujuh laga tanpa kemenangan di Liga Inggris, yang turut memicu rumor memburuknya hubungan Maresca dengan jajaran petinggi klub.
Rentetan hasil negatif itu akhirnya menjadi akhir perjalanan Enzo Maresca bersama Chelsea, menutup kiprah singkat namun penuh warna di Stamford Bridge. (***)








