[BANTENESIA.NET] – Dalam menghadapi potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (KOJT) merilis data positif yang menunjukkan pertumbuhan stabil pada akhir 2023. Meskipun tantangan global, sektor jasa keuangan di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten berhasil menjaga stabilitas pertumbuhan, dengan profil risiko dan likuiditas yang memadai.
Inflasi Stabil dan Pertumbuhan Investor Pasar Modal
Pada Desember 2023, inflasi di DKI Jakarta mencapai 2,28 persen yoy, sedangkan di Banten naik menjadi 3,06 persen yoy. Sementara itu, aktivitas investor Pasar Modal mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan jumlah investor DKI Jakarta tumbuh 11,64 persen yoy dan investor Banten tumbuh 14,51 persen yoy.
Pertumbuhan Sektor Perbankan dan Dukungan Terhadap UMKM
Sektor perbankan juga mencatat pertumbuhan, dengan kredit Bank Umum di DKI Jakarta tumbuh 13,15 persen yoy dan di Banten tumbuh 7,48 persen yoy. Dukungan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga meningkat, dengan kredit terhadap UMKM tumbuh masing-masing sebesar 4,78 persen yoy di DKI Jakarta dan 8,04 persen yoy di Banten.
Kualitas Kredit Terjaga dan Peningkatan Literasi Keuangan
Meskipun pertumbuhan, kualitas kredit perbankan tetap terjaga, dengan rasio NPL gross yang rendah. Selain itu, upaya untuk meningkatkan literasi keuangan juga terus dilakukan, dengan 67 kegiatan edukasi yang telah diikuti oleh lebih dari 4.000 peserta dari berbagai kalangan di Provinsi DKI Jakarta dan Banten.
Percepatan Akses Keuangan Daerah
Dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan, KOJT bermitra dengan Pemerintah Daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Program-program seperti Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), pemberdayaan UMKM, dan Green Economy telah diimplementasikan oleh TPAKD di seluruh Provinsi, Kota, dan Kabupaten di DKI Jakarta dan Banten.
Data ini menunjukkan ketahanan ekonomi yang baik di tengah tantangan global, dengan upaya yang terus dilakukan untuk memperkuat sektor keuangan dan meningkatkan inklusi keuangan di wilayah tersebut. (Pou)








Komentar