[BANTENESIA.NET] – Senin malam (15/1) menjadi laga yang pahit bagi Timnas Indonesia di Grup D Piala Asia 2023, di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan. Dalam pertandingan ini, Garuda harus menyerah 1-3 dari Irak, menjadikan mereka berada di dasar klasemen tanpa poin, bersaing ketat dengan Vietnam.
Mohanad Ali membuka keunggulan Irak pada menit ke-17, namun semangat timnas tidak luntur. Marselino Ferdinan menyamakan kedudukan 20 menit berselang, memberikan harapan bagi suporter Garuda. Sayangnya, gol dari Osama Rashid (45’+7) dan Aymen Hussein (75′) membuat Irak pulang dengan tiga poin.
Kini, Timnas Indonesia dan Vietnam menemukan diri mereka dalam situasi serupa, berburu tiga poin pertama untuk memperbesar peluang lolos ke babak 16 besar. Meski berada di posisi terbawah, peluang masih terbuka lebar untuk Garuda.
Laga berikutnya melibatkan Vietnam, dan pertarungan di lapangan bukan hanya sekadar meraih kemenangan. Dalam format turnamen ini, empat tim peringkat ketiga terbaik dari enam grup dapat lolos ke fase knockout. Oleh karena itu, tiga poin melawan Vietnam akan membuka pintu menuju babak berikutnya.
Timnas Indonesia harus menunjukkan kekuatan saat menghadapi Vietnam pada Jumat (19/1). Meskipun Vietnam kalah 2-4 dari Jepang, produktivitas gol mereka memberikan keunggulan dibanding Garuda. Hanya kemenangan yang bisa mengamankan posisi Indonesia, mengingat laga terakhir melawan Jepang akan menjadi ujian berat.
Pada pertandingan terakhir Grup D, upaya Timnas Indonesia akan terfokus pada memastikan tiga poin ketika menghadapi Vietnam. Jika berhasil, peluang untuk lolos ke 16 besar akan terbuka lebar, entah sebagai runner-up atau peringkat ketiga terbaik.
Bagaimanapun hasilnya, semangat dan tekad Timnas Indonesia akan diuji dalam upaya mereka melangkah ke babak berikutnya. Mereka harus merebut kemenangan atas Vietnam dan setidaknya meraih satu poin berharga saat menghadapi Jepang untuk mewujudkan impian lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023. (***)







