Pelatihan dan Pengelolaan Keuangan pribadi dan Pemasaran produk Kreatif Siswa/i SMKN 1 CIRUAS melalui program digital

- Redaktur

Jumat, 21 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

[BANTENESIA.NET], SERANG – Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan dan kewirausahaan.

Di era digital saat ini, kemampuan dalam mengelola keuangan pribadi serta memasarkan produk secara kreatif menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh generasi muda. SMK Negeri 1 Ciruas sebagai lembaga pendidikan kejuruan berperan penting dalam membekali siswa-siswinya dengan kemampuan tersebut.

Melalui kegiatan Pelatihan dan Pengelolaan Keuangan Pribadi serta Pemasaran Produk Kreatif Berbasis Digital, sekolah berupaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang modern, inovatif, dan mandiri pada peserta didik.

Latar Belakang

Banyak siswa yang memiliki potensi kreatif tinggi dalam menciptakan produk—baik berupa makanan, kerajinan tangan, maupun karya digital. Namun, tantangan yang sering dihadapi adalah kurangnya pemahaman tentang cara mengelola keuangan pribadi dan usaha secara tepat, serta keterbatasan pengetahuan dalam memasarkan produk di dunia digital.

Di sisi lain, era digital membuka peluang besar bagi generasi muda untuk memperkenalkan produknya melalui berbagai platform seperti media sosial, marketplace, dan website.

(Foto: Istimewa)

Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis tentang literasi keuangan dan strategi pemasaran digital yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Baca Juga :  Musyawarah Besar Unit Kegiatan Olahraga Universitas Pamulang Serang: Regenerasi Kepemimpinan sebagai Langkah Strategis Menuju Organisasi yang Progresif, Solid, dan Terintegrasi

 

Tujuan Pelatihan

Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

1. Meningkatkan literasi keuangan siswa agar mampu mengatur dan mengelola keuangan pribadi secara bijak.

2. Memberikan pemahaman dasar mengenai konsep pemasaran digital dan penggunaannya dalam promosi produk kreatif.

3. Mendorong siswa untuk berwirausaha secara mandiri melalui pemanfaatan teknologi digital.

4. Mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, inovatif, serta berorientasi pada peluang pasar yang nyata.

 

5. Membentuk karakter siswa yang disiplin, tangguh, dan memiliki tanggung jawab terhadap usaha yang mereka jalankan.

(Foto: Istimewa)

Pelaksanaan Kegiatan

Pelatihan dilaksanakan di aula SMK Negeri 1 Ciruas dengan melibatkan narasumber dari kalangan praktisi bisnis digital dan lembaga keuangan.

Kegiatan diawali dengan sesi motivasi kewirausahaan, kemudian dilanjutkan dengan materi manajemen keuangan pribadi, perencanaan modal usaha, dan strategi pemasaran produk kreatif melalui media digital.

Siswa dibimbing secara langsung untuk membuat simulasi pengelolaan keuangan sederhana menggunakan aplikasi keuangan berbasis smartphone.

Baca Juga :  SAMSAT Keliling dan Harapan Masyarakat untuk Pelayanan Publik yang Lebih Nyaman

Selain itu, peserta juga diberikan praktik membuat konten digital berupa foto produk, video promosi, dan desain katalog online menggunakan platform seperti Canva dan TikTok Shop.

Kegiatan ini dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif agar siswa dapat berbagi ide produk kreatif dan mendapatkan umpan balik dari narasumber.

Reaksi dan Tanggapan

Setelah mengikuti pelatihan, siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mengelola keuangan pribadi dan usaha kecil.

Mereka mulai memahami pentingnya pencatatan keuangan, pengendalian pengeluaran, serta pengelolaan modal. Dari sisi pemasaran, banyak siswa yang mulai memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produknya, bahkan beberapa di antaranya berhasil menjual produk secara online.

Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat kewirausahaan di kalangan siswa. Mereka menjadi lebih termotivasi untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan mengubahnya menjadi peluang usaha nyata.

Peran Guru dan Sekolah

Guru berperan penting dalam mendampingi siswa selama proses pelatihan dan setelah kegiatan berlangsung.

Melalui program kewirausahaan sekolah, para guru membantu siswa melakukan evaluasi terhadap hasil usaha mereka serta memberikan bimbingan berkelanjutan dalam hal inovasi produk dan promosi digital.

Baca Juga :  Syifa Kusuma, Berbakat dan Berprestasi: Penyanyi Cilik dari Kota Serang Membuat Gebrakan

Sekolah juga berencana menjadikan kegiatan ini sebagai program tahunan agar lebih banyak siswa dapat merasakan manfaatnya.

Selain itu, kerja sama dengan pihak luar seperti dinas pendidikan, lembaga keuangan mikro, dan pelaku UMKM lokal terus diperkuat agar pelatihan dapat berkembang menjadi inkubator bisnis siswa.

Kesimpulan

Pelatihan dan pengelolaan keuangan pribadi serta pemasaran produk kreatif melalui produk digital di SMK Negeri 1 Ciruas menjadi langkah konkret dalam mencetak generasi muda yang cerdas finansial, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Hasilnya, siswa memiliki bekal keterampilan kewirausahaan dan literasi digital yang kuat untuk menghadapi dunia kerja dan peluang bisnis masa depan.

Program semacam ini seharusnya terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah agar pembelajaran lebih kontekstual, relevan, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia muda Indonesia.***

Berita Terkait

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos
Optimalisasi Pengelolaan Usaha Kelompok Tani Di Desa Sasahan, Melalui Pemanfaatan Buah Musiman, Pembukuan Sederhana Dan Digitalisasi Keuangan (Money Lover)
Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani
Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang
Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku
Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah
Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Dampingi UMKM Tempe Perluas Pasar di Tengah Keterbatasan Produksi
Mahasiswa Manajemen UNPAM PSDKU Serang Dampingi UMKM Tempe Walantaka Go Digital
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Inovatif! Mahasiswa UNPAM Kampus Serang Dampingi Warga Desa Sasahan Olah Sampah Daun Kering Menjadi Kompos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Mahasiswa Manajemen UNPAM Kampus Serang Edukasi Petani Desa Sasahan tentang Digital Finance untuk Perkuat pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Literasi Keuangan dan Kesiapan Kerja, Mahasiswa UNPAM Berikan Edukasi kepada Siswa SMKN 10 Pandeglang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Tren Media Sosial Picu Impulsive Buying, Siswa Perlu Lebih Bijak Mengelola Uang Saku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Financial Planning dan Pengembangan Diri di SMA Nur El Fallah

Berita Terbaru