[BANTENESIA.NET] – Pemerintah Provinsi Banten telah mengumumkan status tanggap darurat akibat bencana kekeringan yang disebabkan oleh fenomena El Nino. Dampaknya telah dirasakan oleh sebagian besar masyarakat, terutama di Kabupaten Lebak dan pesisir utara Banten. Namun, dalam situasi sulit ini, ada sinar harapan yang datang dari Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH).
Secepat kilat setelah status tanggap darurat diumumkan, Indosat IOH mengambil langkah proaktif dengan mengirimkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak. Upaya ini difokuskan pada desa-desa yang paling terdampak, seperti Desa Carenang, Desa Ragas Masigit di Kabupaten Serang, serta Desa Pangkalan dan Desa Bojen di Kabupaten Pandeglang. Indosat juga bekerja sama erat dengan lembaga dan aparat pemerintah daerah untuk memastikan bantuan cepat sampai kepada yang membutuhkan.
Steve Saerang, SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, “Kami merasa sangat prihatin dengan penderitaan masyarakat yang terdampak oleh bencana kekeringan ini. Indosat berkomitmen untuk memberikan bantuan secepatnya setelah status tanggap darurat diumumkan oleh pemerintah daerah. Kami juga berusaha keras untuk memastikan bahwa layanan dan jaringan komunikasi di wilayah yang terkena dampak tetap berjalan dengan baik. Kami berharap situasi segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.”
Lebih dari 64 ribu liter air bersih telah didistribusikan kepada 670 kepala keluarga di desa-desa yang terkena dampak. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Indosat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dalam rangka program Empowering Indonesia. Harapannya, dengan kerja keras bersama, dampak dari bencana kekeringan ini bisa segera teratasi, dan masyarakat dapat segera mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. (*)






