[BANTENESIA.NET] – Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali memperkuat semangat kebangsaan dan meneguhkan Pancasila sebagai ideologi, falsafah, serta dasar negara Republik Indonesia.
Tokoh Muda Banten, Abdul Latif, mengatakan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi bukti kekuatan ideologi bangsa Indonesia yang telah menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, Pancasila bukan sekadar simbol negara, tetapi menjadi pedoman bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda sebagai pewaris masa depan bangsa.
“Hari Kesaktian Pancasila merupakan bukti kekuatan ideologi bangsa Indonesia sebagai falsafah dan dasar negara Republik Indonesia, khususnya bagi generasi muda sebagai pewaris bangsa,” ujar Abdul Latif.
Ia menilai, semangat generasi muda dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila merupakan salah satu bentuk kecintaan sekaligus dukungan terhadap bangsa dan negara.
Abdul Latif menegaskan, generasi muda memiliki peran penting dalam menjadikan Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Semangat pemuda dalam mengamalkan Pancasila adalah bukti kecintaan dan dukungan penuh kepada bangsa. Pancasila harus terus menjadi identitas bangsa Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” katanya.
Lebih lanjut, Abdul Latif menjelaskan bahwa lahirnya Pancasila merupakan bagian dari proses panjang penggalian nilai-nilai yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat Nusantara.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan akar budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam.
“Pancasila merupakan hasil dari proses penggalian panjang terhadap nilai-nilai dan akar budaya Nusantara. Karena itu, Pancasila tidak berlawanan dengan budaya maupun nilai-nilai yang ada di seluruh wilayah Nusantara,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberagaman budaya, tradisi, dan nilai sosial yang dimiliki Indonesia justru menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan bangsa.
Dalam konteks tersebut, generasi muda dinilai memiliki tanggung jawab untuk memahami sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, pendidikan, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Abdul Latif turut menyampaikan pesan kepada generasi muda di Provinsi Banten agar tidak kehilangan semangat dalam berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Ia berharap pemuda Banten dapat menjadi generasi yang aktif, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan Indonesia dengan tetap menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan.
“Harapan saya untuk generasi muda Banten, kobarkan semangat untuk membangun bangsa dan negara. Tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai ideologi bangsa,” pungkas Abdul Latif.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mendorong generasi muda mengambil peran nyata dalam pembangunan Indonesia. (Pou)








