[BANTENESIA.NET] – Calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany, menyoroti tingginya angka pengangguran di Banten sebagai masalah utama yang perlu segera ditangani. Dalam visi kampanyenya yang mengusung tagline ‘Bukan yang Lain’, Airin menyampaikan strategi khusus untuk mengatasi pengangguran di daerah ini.
Airin menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap akar penyebab pengangguran sebelum merumuskan solusi.
“Kita harus melihat dulu persoalannya seperti apa, kenapa terjadi pengangguran. Namun, tren sudah menurun dan harapannya tidak ada lagi kenaikan,” ujarnya saat mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Banten di Demokrat Banten, Rabu (22/5).
Salah satu strategi utama yang diusulkan Airin adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dia menekankan pentingnya pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, terutama melalui penyesuaian kurikulum SMA dan SMK agar lebih sesuai dengan potensi pekerjaan yang ada.
Selain itu, Airin berkomitmen untuk menciptakan terobosan dan inovasi yang dapat membuka lapangan kerja baru.
“Jangan sampai investasi yang masuk justru membuat masyarakat Banten hanya jadi penonton. Tugas kita adalah meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan kejuruan dan Balai Latihan Kerja (BLK),” tambahnya.
Airin juga menyoroti praktik calo tenaga kerja yang marak di Banten dan pentingnya transparansi dalam rekrutmen.
“Harus ada kebijakan yang memastikan keberpihakan perusahaan untuk memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Selain itu, masyarakat juga perlu diberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM,” jelasnya.
Menutup penjelasannya, Airin berbagi pengalaman suksesnya saat menjabat di Tangerang Selatan, di mana dia meminta para pengusaha untuk merekrut 30 persen tenaga kerja lokal dalam proyek pembangunan apartemen dan mal, dengan syarat SDM yang berkualitas.
Dengan berbagai langkah konkret ini, Airin optimis dapat mengurangi pengangguran di Banten dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*/Pou)








Komentar