Nama: Nafishabira Wamar Qotrunnada
Prodi: Ilmu Hukum
Semester 1
Kelas: HKSP001
Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Serang
[BANTENESIA.NET] – Menurut saya, mengetahui hukum sangat penting bagi Generasi Z (Gen Z) karena hukum menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan memahami hukum, Gen Z dapat mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta membedakan tindakan yang benar dan salah.
Hal ini juga dapat membantu mereka menjadi generasi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Di era digital, Gen Z perlu memahami hukum karena banyak aktivitas dilakukan melalui media sosial dan internet. Contohnya, menyebarkan berita bohong, melakukan perundungan siber (Cyberbullying), atau menghina orang lain di media sosial dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
Oleh karena itu, pengetahuan hukum membantu Gen Z lebih bijak dalam menggunakan teknologi.
Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana informasi hukum disampaikan. Bahasa hukum yang kaku dan formal kerap kali membuat Generasi Z malas memahami. Ditambah lagi, sumber informasi hukum yang beredar di media sosial kadang tidak akurat atau malah menyesatkan. Akibatnya, mereka lebih mudah percaya pada hoaks atau info yang dibaca sepotong-sepotong, tanpa memahami konteks hukumnya secara utuh.
Membangun kesadaran hukum di kalangan Generasi Z bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau sekolah, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan pendekatan yang kreatif dan sesuai dengan karakter Generasi Z, kesadaran hukum bisa ditanamkan sejak dini.
Kalau Generasi Z sadar hukum, generasi ini bukan cuma melek teknologi, tapi juga bisa jadi agen perubahan positif di masyarakat. ***







