QRISAMLING Jadi Langkah Baru Digitalisasi, BI Banten dan Bapenda Dorong Kepatuhan Pajak

Jumat, 25 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran QRISamling, Kolaborasi Bank Infonesia (BI) Banten dan Pemerintah Provinsi Banten melalui Bapenda Provinsi Banten. (Foto: Bantenesia)

Peluncuran QRISamling, Kolaborasi Bank Infonesia (BI) Banten dan Pemerintah Provinsi Banten melalui Bapenda Provinsi Banten. (Foto: Bantenesia)

[BANTENESIA.NET] – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten meluncurkan QRISAMLING sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Peluncuran QRISAMLING berlangsung, Jumat (25/9/2026) di salah satu kafe di Kota Serang. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara BI Banten dan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendorong masyarakat beralih dari transaksi tunai menuju pembayaran non-tunai.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Yusuf Wicaksono H., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, digitalisasi pembayaran pajak kendaraan bermotor diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pajak.

“Bank Indonesia selalu mendorong perubahan dari transaksi tunai menjadi nontunai. Kenapa? Karena memang sangat berdampak. Semakin banyak masyarakat yang membayar pajak menggunakan non-tunai secara digitalisasi, hal itu juga berdampak semakin tinggi efektivitasnya, di mana masyarakat untuk membayar pajak semakin meningkat dan dapat membantu Pemerintah Provinsi Banten dalam menambah pendapatan asli daerah (PAD),” kata Yusuf.

Baca Juga :  PSG dan Program PK Dorong SMK Terpadu Bismillah Jadi Role Model Pendidikan Vokasi di Banten

Ia menilai, semakin mudah sistem pembayaran yang tersedia, semakin kecil kemungkinan proses pembayaran menjadi kendala bagi masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.

Digitalisasi pembayaran PKB juga diharapkan dapat memperluas penggunaan transaksi non-tunai sekaligus membangun ekosistem pembayaran digital yang semakin kuat di Provinsi Banten.

Peluncuran QRISamling, Kolaborasi Bank Infonesia (BI) Banten dan Pemerintah Provinsi Banten melalui Bapenda Provinsi Banten. (Foto: Bantenesia)

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) III Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, mengatakan kolaborasi BI dan Pemprov Banten melalui Bapenda merupakan salah satu bentuk praktik baik dalam mempercepat transformasi digital di tengah perkembangan teknologi.

“Ini adalah salah satu bentuk bagaimana melakukan percepatan digitalisasi di era disrupsi ini, transformasi dari yang manual menjadi digital. Ini adalah bentuk-bentuk praktik baik yang dilakukan, serta bentuk kolaborasi dan sinergi yang dilakukan Bank Indonesia dengan Pemprov Banten dalam rangka menunjang optimalisasi pendapatan asli daerah, terutama untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ujar Rina.

Kepala Bapenda Provinsi Banten, Rd. Berly Rizki Natakusumah, mengatakan digitalisasi pembayaran menjadi salah satu langkah yang terus dikembangkan pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak.

Baca Juga :  Royale Wedding Festival: Meriahnya Pameran Pesta Pernikahan Terbesar di Kota Cilegon

Menurut Berly, QRISAMLING merupakan bagian dari sejumlah program yang disiapkan Bapenda Banten pada triwulan terakhir 2026.

Selain QRISAMLING, Pemprov Banten juga masih menjalankan kebijakan berdasarkan Pergub 435, termasuk program bebas denda dan diskon pajak yang telah dilaksanakan.

Bapenda Banten juga merencanakan pemberian Anugerah Patuh Pajak kepada masyarakat pada akhir 2026. Program tersebut akan menyediakan berbagai hadiah, di antaranya lima hadiah umrah, sekitar 30 sepeda motor, serta sejumlah hadiah lainnya.

Berly mengatakan berbagai program tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan penerimaan pajak, tetapi juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam mendukung pembangunan di Provinsi Banten.

“Kami mengajak beberapa komunitas untuk bisa berpartisipasi aktif memberikan informasi dan publikasi terkait dengan apa manfaat dari pajak yang diberikan oleh masyarakat dan kembali ke masyarakat,” katanya.

Peluncuran QRISAMLING juga dirangkaikan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-26 Provinsi Banten. Berly berharap momentum tersebut dapat menjadi bagian dari semangat pembangunan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga :  BI Banten Memperluas Penggunaan QRIS dengan Podjok Pentas QRIS Awarna di CFD Kota Serang

“Ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka mengajak masyarakat berpartisipasi untuk mendukung pembangunan di Provinsi Banten,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga masyarakat semakin merasakan kemudahan layanan yang diberikan Pemerintah Provinsi Banten.

Melalui QRISAMLING, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Banten didorong agar semakin mudah dan praktis. Digitalisasi transaksi diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada akhirnya diharapkan dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Provinsi Banten.

Kolaborasi BI Banten dan Bapenda melalui QRISAMLING juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembayaran digital, meningkatkan edukasi masyarakat, serta membangun kesadaran bahwa pembayaran pajak merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. (Cipz)

Berita Terkait

Bank Indonesia dan Pemprov Banten Perkuat UMKM dan Percepatan Investasi Lewat KKB x BIF 2026
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan
Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal
FEKDI x IFSE 2026: Banten Raih Prestasi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah
BI Banten Perkuat Strategi Tekan Inflasi, Dorong Pertanian Modern dan Jaga Stabilitas Harga Pangan
HARPELNAS 2026, Bank BJB KCK Banten Tegaskan Komit Beri Kualitas Layanan dan Jaga Hubungan Erat dengan Nasabah
Kartu Kredit Indonesia Diluncurkan di HUT RI ke-81, MDR QRIS 0% Diperluas
Semarak PQN 2026, BI Banten Perkuat Digitalisasi QRIS dan Perluas Layanan Pembayaran

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:07 WIB

OJK Luncurkan Roadmap Perbankan Indonesia 2026–2030, Fokus Perkuat Digitalisasi, Intermediasi, dan Keuangan Berkelanjutan

Rabu, 30 September 2026 - 23:53 WIB

Realisasi Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, BI Fokus Beri Manfaat ke Ekonomi Lokal

Jumat, 25 September 2026 - 22:46 WIB

QRISAMLING Jadi Langkah Baru Digitalisasi, BI Banten dan Bapenda Dorong Kepatuhan Pajak

Jumat, 25 September 2026 - 12:50 WIB

FEKDI x IFSE 2026: Banten Raih Prestasi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 17:21 WIB

BI Banten Perkuat Strategi Tekan Inflasi, Dorong Pertanian Modern dan Jaga Stabilitas Harga Pangan

Berita Terbaru